Log In

Penguatan P3A

Pusat Pembelajaran Perempuan dan Anak (P3A) merupakan wadah yang diciptakan oleh kelompok perempuan di tingkat desa sebagai media dalam melakukan kampanye dan advokasi kebijakan terkait issu kesetaraan dan keadilan gender (KKG).

P3A ini penting sebagai media belajar bersama, membangun kesadaran kritis, melakukan pendidikan, kampanye serta advokasi berbagai persoalan berkaitan dengan ketidakadilan gender di wilayahnya. P3A bisa melekat pada organisasi perempuan yang sudah ada, atau melekat pada organisasi baru inisiatif komunitas.

Melalui P3A, komunitas akan difasilitasi untuk melihat dan menganalisa berbagai persoalan dan potensi yang ada di sekitar mereka sendiri. Hasil analisa tersebut akan menjadi basis bagi mereka untuk merumuskan agenda perubahan.

Metode Fasilitasi Penguatan P3A
Pengorganisasian komunitas menjadi pilihan strategi yang dipilih oleh Mitra Wacana dalam upaya fasilitasi penguatan P3A. Pengorganisasian yang dimaksudkan disini adalah bukan semata-mata membangun organisasi rakyat yang kuat, tetapi juga mengorganisir mindset komunitas agar semakin kritis dalam menangkap persoalan yang ada, serta menemukan solusi.

Harapannya, dengan pengorganisasian, akan didapat kelompok masyarakat yang kuat. Yakni masyarakat yang memiliki kesadaran kritis terhadap persoalan dan situasi ketidakadilan yang ada. Kesadaran kritis ini nantinya akan menggerakkan mereka untuk meningkatkan akses, berpartisipasi, dan melakukan control terhadap kebijakan dan sumber daya yang ada di sekitarnya.

Fasilitasi peningkatan kapasitas komunitas P3A juga dilakukan melalui berbagai macam pelatihan, mulai dari pelatihan gender, penguatan kelompok, pelatihan penanganan korban kekerasan, pembuatan media kampanye, sampai dengan advokasi kebijakan.

P3A yang telah terbentuk
Sampai dengan saat ini, lima komunitas telah berhasil menginisiasi terbentuknya P3A. Yakni dua P3A di Banjarnegara Jawa Tengah, dan tiga P3A di Purworejo Jawa Tengah.

Paguyuban Annisa dan Paguyuban Sutralosari merupakan dua P3A yang ada di Banjarnegara. Paguyuban Annisa terletak di Dusun Karangsaga Desa Badamita Kecamatan Banjarnegara. Sedangkan Paguyuban Sutralosari terletak di Kelurahan Kutabanjarnegara Kecamatan Banjarnegara.

Di Purworejo, AKPERAN, Srikandi, dan Gracia merupakan 3 P3A dimaksud. AKPERAN (Aktivis Perempuan Ngaran) terletak di Desa Ngaran Kecamatan Kaligesing. Srikandi terletak di Kelurahan Sindurjan Kecamatan Purworejo, dan GRACIA (Grabag Conseling Ibu dan Anak) terletak di Desa Grabag Kecamatan Grabag.

Keanggotaan P3A terdiri dari perempuan miskin, perempuan korban kekerasan berbasis gender, aktivis perempuan setempat, dan beberapa laki-laki yang peduli terhadap persoalan kesetaraan dan keadilan gender.

Kegiatan Riil P3A

Beberapa kegiatan riil yang dilakukan oleh P3A saat ini adalah pertemuan/ diskusi rutin, sosialisasi pentingnya kesetaraan dan keadilan gender dengan issu Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak sebagai pintu masuk, dan advokasi kebijakan.

Sosialisasi dilakukan melalui berbagai media. Yakni melalui papan informasi, Pengajian Rutin dengan tema KKG, turun ke forum-forum di tingkat Dusun dan RT, bahkan juga melalui video yang mereka buat sendiri.

P3A yang telah berhasil membuat video kampanye adalah Paguyuban Annisa. Sedangkan ketiga P3A di Purworejo saat ini tengah menyusun cerita bergambar (komik) sebagai media kampanye.

Paguyuban Annisa juga telah berhasil melakukan advokasi anggaran. Pemerintah Desa Badamita pada tahun 2010 telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 1000.000,- untuk menambah modal dana simpan pinjam (revolving fund) mereka.

Selain melakukan kampanye, komunitas di P3A juga melakukan kegiatan peningkatan ekonomi. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya pencegahan terjadinya kekerasan terhadap perempuan, mengingat di banyak kasus, ekonomi menjadi pemicu utama. Selain sebagai upaya pencegahan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menolong perempuan korban kekerasan.

Kegiatan peningkatan ekonomi dilakukan dengan mengoperasikan revolving fund sebagai salah satu mekanisme pengadaan modal usaha. Sedangkan kegiatan ekonomi produktifnya diwujudkan dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah produksi telur asin yang saat ini tengah dimulai oleh komunitas di Paguyuban Annisa.