web analytics
Connect with us

Permasalahan Seputar Seksual dan Reproduksi

This post is also available in: Indonesia

Kanker leher rahim (Serviks)

Kanker seviks bisa terjadi pada perempuan dan perempuan muda. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel di leher rahim menjadi tidak normal, berkembang terus dan tidak terkendali. Sel-sel tidak normal tersebut bisa berkembang dengan cepat sehingga mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks. Kanker serviks paling banyak terjadi pada perempuan di seluruh dunia. Untuk mencari tahu adanya gejala kanker serviks, dilakukan tes pap smear rutin dan pencegahan dini dengan vaksin. Keduanya dapat membantu mengetahui dan mencegah kanker serviks secara dini.

KTD

Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD) meliputi kehamilan tidak diinginkan. Contohnya akibat dari perkosaan, gagal KB, dan kehamilan yang datang pada waktu tidak tepat. Contohnya ketika terikat kontrak kerja atau masih sekolah dan karena alasan medis. KTD dapat terjadi pada perempuan dewasa dan perempuan muda baik dalam pernikahan maupun di luar pernikahan.

IMS dan HIV

Infeksi Menular Seksual (IMS) sebagian besar ditularkan melalui hubungan seksual, baik hubungan seks vaginal (melalui vagina), anal (anus/dubur) atau oral (melalui mulut). IMS dibagi menjadi dua, yaitu:

1.IMS yang ditularkan melalui hubungan seksual, biasanya virus penyakit terdapat di cairan sperma, vagina dan cairan darah.

2. IMS yang disebabkan/ditularkan tidak melalui hubungan seksual,melainkan disebabkan gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya bergantian menggunakan handuk, pakaian dalam, jarang mengganti pakaian dalam, cara cebok yang salah dan menggunakan air yang tidak bersih. Berikut jenis-jenis IMS :

Gonorhe (GO / Kencing nanah)

GO sering kali tidak ada keluhan, sehingga tidak disadari. Jika infeksi sudah menjalar barulah terasa nyeri di sekitar perut bagian bawah, pada alat kelamin mengeluarkan cairan berupa nanah dan terasa panas seperti terbakar. GO dapat mengakibatkan kemandulan. Jika ibu hamil tertular GO, maka bayinya rentan mengalami kebutaan ketika terjadi infeksi tidak mendapatkan pertolongan medis.

Sifilis

Gejala fisik yang terlihat adalah munculnya perlukaan di sekitar alat kelamin, terasa gatal, dapat berbentuk kutil (termasuk di sekitar anus).

Herpes kelamin

Disebabkan oleh virus herpes. Setiap orang rentan terkena saat daya tahan tubuh menurun, namun dalam hal ini yang termasuk IMS adalah herpes yang berada disekitar alat kelamin dan anus. Gejala fisik yang muncul adalah bintil berkoloni berisi air yang jika pecah dapat merembet pada kulit yang terkena pecahan tersebut.

Kutil kelamin

Biasa disebut penyakit jengger ayam. Gejala fisik yang muncul timbulnya kutil yang menyerupai jengger ayam di sekitar alat kelamin dan anus. Gejala ini dapat disertai dengan gatal dan nyeri karena ada benjolan yang makin membesar.

Trikomonas

Infeksi ini disebabkan bakteri parasit trichomonas vaginalis, dialami oleh perempuan. Biasanya ditandai keluarnya keputihan dengan jumlah cukup banyak, bisa berbentuk busa. Jika keputihan sudah kronis akan berwarna hijau dan berbau busuk. Deteksi awal dapat berupa nyeri pada saat berhubungan seksual dan buang air kecil.

HIV dan AIDS

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun.

HIV menyerang kekebalan tubuh manusia, ditularkan melalui hubungan seksual karena terjadi pertukaran virus dengan jumlah yang cukup dan dengan media penularan; cairan mani, sperma, dan cairan vagina. Karena tidak ada gejala yang muncul pada awal terinfeksi maka disarankan untuk melakukan deteksi dini melalui Voluntary Counselling and Testing (VCT) atau Konseling dan tes HIV sukarela (KTS).

 

Upaya preventif untuk meminimalisir HIV dikenal dengan langkah
ABCDE

 

Keputihan

Keputihan adalah kondisi ketika lendir atau cairan keluar dari vagina. Keputihan dapat dijadikan salah satu pertanda gejala tidak baiknya kondisi kesehatan reproduksi pada perempuan secara fisik, seperti deteksi kanker serviks dan infeksi saluran reproduksi. Dapat dikategorikan menjadi keputihan sehat dan tidak sehat.

Perbedaan keputihan sehat dan tidak sehat

 

Gangguan Menstruasi

Gangguan menstruasi terdiri dari gangguan siklus, gangguan volume dan lama menstruasi serta gangguan lainnya.

Keguguran

Keguguran adalah proses terhentinya kehamilan dengan keluarnya atau dikeluarkannya embrio atau janin dari rahim sebelum janin atau embrio atau fetus sanggup hidup di luar rahim (usia kehamilan ≤ 20 minggu atau berat kurang dari 500 gram)

Berikut adalah jenis keguguran:

Keguguran total atau keguguran komplet.
Keguguran komplet adalah keguguran dimana hasil konsepsi telah keluar dari rahim pada kehamilan kurang dari 20 minggu

Keguguran inkomplet
Jenis keguguran inkomplet adalah yang sebagian hasil konsepsi telah keluar dari rahim dan masih ada yang tertinggal.

Keguguran Insipiens
Keguguran insipiens adalah perdarahan rahim pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan adanya pembukaan serviks yang semakin bertambah tetapi hasil konsepsi masih dalam rahim.

Keguguran Imminens
Keguguran imminens merupakan perdarahan pada uterus pada kehamilan sebelum 20 minggu, hasil konsepsi masih dalam rahim, dan tanpa adanya pembukaan serviks

Missed abortion
Keguguran yang ditandai dengan janin telah meninggal dalam kandungan sebelum kehamilan berusia 20 minggu dan hasil konsepsi seluruhnya masih dalam kandungan.

 

Who is Online

No one is online right now

Advertisement

Twitter

Mari bergabung bersama Mitra Wacana

Silahkan bergabung dan menjadi bagian dari Mitra Wacana.
Akan ada penghargaan untuk tulisan yang terpilih.
Terima Kasih

Gabung