web analytics
Connect with us

Opini

Potret Kekerasan Terhadap Perempuan

Mitra Wacana WRC

Published

on

violence-against-women-alexass

This post is also available in: Indonesia

Waktu dibaca: 4 menit
arif sugeng widodo

Arif Sugeng Widodo

Oleh Arif Sugeng Widodo

Kasus kekerasan, tindakan diskriminatif, dan pelecehan terhadap perempuan masih sering terdengar dan terlihat dalam kehidupan sehari-hari dewasa ini. Kasus perkosaan masih marak terjadi dengan korban rata-rata adalah perempuan. Kekerasan dalam rumah tangga yang sering terjadi juga masih banyak korbannya adalah perempuan walaupun dalam beberapa kasus laki-laki sebagai korban juga ada. Tindakan diskriminatif pada TKW (Tenaga Kerja Wanita) juga masih sering terjadi pada saat keberangkatan, saat diluar negeri dan juga saat pulang ke Indonesia. Upah buruh perempuan di beberapa kasus juga masih dibedakan dengan upah buruh laki-laki.

Tidak saja di Indonesia, beberapa negara lain juga masih dijumpai tindakan diskriminatif, kekerasan dan pelecehan pada perempuan yang sangat jelas. Arab Saudi yang mengatas namakan diri sebagai negara Islam membatasi ruang gerak perempuan dalam ranah publik, tidak itu saja dalam relasi dengan laki-laki, perempuan disana menjadi manusia kelas dua karena yang punya kekuasaan adalah laki-laki. Di Afganistan saat dikuasai oleh kelompok Taliban, perempuan bahkan tidak diperbolehkan untuk mendapatkan pendidikan, perempuan dibatasi kegiatannya di luar rumah, kalaupun ke luar rumah wajib memakai burqa.

Di India, kasus perkosaan terhadap perempuan, baik perempuan India maupun turis asing, beberapa tahun belakangan sangat sering terjadi. Kasus yang menjadi isu internasional adalah kasus perkosaan disertai tindakan kekerasan yang terjadi pada mahasiswi kedokteran yang dilakukan oleh beberapa orang di sebuah bus menjadi berita yang menyedihkan tidak saja India tapi juga dunia. Pada akhirnya mahasiswi tersebut meninggal karena luka-luka yang dideritanya. Kasus perkosaan yang dilakukan beramai-ramai tersebut tidak saja terjadi di India tapi juga di beberapa negara lain termasuk Indonesia.

Kasus perkosaan oleh kepala adat dan teman-temannya di Pakistan juga berita yang memprihatinkan. Tindakan keji tetua adat dilakukan dengan dalih perempuan muda tersebut telah melanggar adat sehingga mendapat hukuman adat, diperkosa beramai-ramai didepan umum. Tindakan yang tidak saja memilukan tapi telah benar-benar tidak berperikemanusiaan. Kasus yang belum lama terjadi di Afghanistan yaitu penembakan pada gadis remaja Afganistan (Malala nama gadis tersebut) karena pergi sekolah untuk belajar. Taliban mengakui bahwa penembakan tersebut dilakukan oleh kelompok mereka. Apa yang dilakukan oleh Taliban tersebut menjadi salah satu kasus bukti sulitnya perempuan mendapatkan hak-haknya. Berbagai kasus diatas menjadi kritik bahwa keadilan dan kesetaraan gender di dunia saat ini masih dalam proses perjuangan.

Kasus kekerasan maupun pembunuhan terhadap anak perempuan oleh keluarganya sendiri sering terjadi di Pakistan. Hal tersebut dilakukan karena ingin menegakkan kehormatan keluarga. Saat anak perempuan menikah dengan pilihannya sendiri tapi tidak disetujui oleh keluarga maka kekerasan sampai pembunuhan menjadi hal yang lumrah di beberapa wilayah di Pakistan. Anak perempuan tidak bisa memilih kehidupannya sendiri tapi harus tunduk pada budaya yang ada dalam masyarakat tersebut, dan budaya yang berkembang di wilayah tersebut adalah budaya patriarki. Budaya patriarki melegitimasi posisi laki-laki yang lebih dominan daripada perempuan.

Gerakan feminisme telah lama memperjuangkan hak-hak perempuan tersebut dalam berbagai bentuknya. Usaha-usaha tersebut saat ini sudah mulai kelihatan dampaknya, isu-isu gender telah menjadi isu internasional dan diakui juga oleh PBB. Perjuangan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan saat ini masih gencar dilakukan tidak saja oleh gerakan masyarakat sipil tapi juga sudah dilakukan oleh negara. Sayangnya tidak semua negara atau wilayah dalam suatu negara dapat dengan mudah menerima isu-isu perjuangan keadilan gender tersebut. Budaya patriarki masih begitu lekat dalam diri para pemegang kekuasaan yang pada umumnya masih dipegang oleh kaum laki-laki. Adanya beberapa penolakan terhadap isu-isu keadilan gender tersebut tentunya merupakan suatu tantangan tersendiri bagi gerakan feminisme.

Gerakan feniminisme sudah begitu beragam dan tersebar hampir diberbagai wilayah di dunia. Gerakan feminis sudah begitu berkembang tidak saja disuarakan oleh gerakan masyarakat sipil saja tapi saat ini berbagai elemen ikut terlibat dalam usaha memperjuangkan dan menyuarakan keadilan gender. Bahkan di Jogja muncul suatu gerakan baru yang digagas oleh para aktivis laki-laki untuk terlibat aktif memperjuangkan isu-isu keadilan gender di masyarakat. Gerakan tersebut lahir di Jogjakarta dan dikenal sebagai Aliansi laki-laki-laki baru. Sebagai gerakan yang basis anggotanya laki-laki, Aliansi Laki-laki baru berusaha berjuang merubah pandangan maskulinatas laki-laki yang patriarkhi, yang dominan dan berkuasa terhadap perempuan menjadi relasi yang adil dan setara. Didaerah lain juga ada gerakan serupa, di NTT, NTB, Bengkulu dan Jakarta. Selain laki-laki baru ada juga lembaga yang menamakan dirinya dengan MensCare yang berada di Jogjakarta, jawa timur, lampung dan Jakarta.

Aliansi laki-laki baru merupakan suatu gerakan revolutif dalam isu-isu gender karena mencoba melakukan pendekatan yang berbeda dalam isu tersebut. Aliansi laki-laki baru mencoba menyadarkan laki-laki sebagai sosok yang dominan karena dibesarkan dengan budaya androsentris menjdi laki-laki yang adil gender. Karena sejauh ini setiap berdiskusi tentang isu gender yang dipahami adalah pembahasan isu tersebut untuk perempuan dan laki-laki tidak perlu terlibat. Sehingga sering terjadi pada saat diskusi maupun seminar isu gender pesertanya kebanyakan perempuan.

Kesadaraan adil gender tidak hanya harus dimiliki perempuan sebagai kaum “subordinat” tapi juga wajib juga terhadap kaum laki laki yang memposisikan diri lebih “superior”. Dengan melibatkan laki-laki dalam isu gender tersebut maka pemahaman terhadap isu gender dalam frekuensi yang sama sehingga akan mengurangi kecurigaan terhadap perempuan. Tanpa pelibatan laki-laki isu gender dipandang sebagai upaya perempuan untuk memberontak dan menentang laki-laki. Hal tersebut berdampak konflik serta relasi yang tidak adil terus saja terjadi pada perempuan. Keberanian aliansi laki-laki baru mendekati laki-laki sebagi subjek perubahan sosial bersama perempuan merupakan usaha membuat dunia menjadi lebih baik dan mencegah kekerasan terhadap perempuan agar tidak terjadi lagi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

Mengenal penyebab Cerebral Palsy pada anak

Mitra Wacana WRC

Published

on

This post is also available in: Indonesia

Waktu dibaca: 4 menit
Nofi Tri Susanti S.Pd Aud

Nofi Tri Susanti S.Pd Aud

Anak merupakan salah satu titipan dari Tuhan yang harus dijaga oleh semua orang tua, ada orang tua yang dianugrahi anak-anak yang sehat jasmani dan rohaninya, ada pasangan orang tua yang bahkan tidak dikaruniani anak, ada juga orang tua yang dianugrahi anak dengan berbagai kekurangan atau gangguan, salah satu gangguan pada anak yaitu cerebral palsy.

Cerebral palsy atau lumpuh otak adalah penyakit yang menyebabkan gangguan pada gerakan dan koordinasi tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan perkembangan otak yang biasanya terjadi saat anak masih di dalam kandungan. Gangguan otak ini juga bisa terjadi pada saat persalinan atau dua tahun pertama setelah lahir, Maka dari itu ketika ibu sedang hamil harus memperhatikan asupan-asupan makanan yang dikonsumsinya, obat-obatan yang dikonsumsi dan juga pola hidup yang harus dijaga sampai dengan 1000 hari kehidupan pertama pada anak atau 2 tahun setelah dilahirkan.

The American Academy of Cerebral Palsy mendefinisikan cerebral palsy yaitu berbagai perubahan gerakan atau fungsi motor tidak normal dan timbul sebagai akibat kecelakaan luka atau penyakit pada susunan saraf yang terdapat pada rongga tengkorak atau otak. Pengertian selengkapnya dapat dikutip dari the united cerebral palsy association, cerebral palsy menyangkut gambaran klinis yang diakibatkan oleh luka pada otak terutama pada komponen yang menjadi penghalang dalam gerak sehingga keadaan anak yang dikategorikan cerebral palsy (CP) dapat digambarkan sebagai kondisi semenjak kanak-kanak dengan kondisi nyata. Seperti lumpuh, lemah, tidak adanya kordinasi atau penyimpangan fungsi gerak yang disebabkan oleh patologi pusat kontrol gerak di otak. Efendi (2006:118)

Penyebab cerebral palsy biasanya adanya kelainan pada anak, hal ini dapat dideteksi pada saat anak berada dalam kandungan, kelahiran atau dalam usia 2-3 tahun kehidupan seorang anak, penyebab cerebral palsy antara lain adalah:

  • Masalah kelahiran prematur
  • Tidak cukup darah, oksigen atau nutrisi lain sebelum atau selama kelahiran
  • Ciderakepala yang serius
  • Infeksi serius yang dapat mempengaruhi otak, seperti miningitis
  • Beberapa masalah menurun dari orang tua ke anak (kondisi genetik yang mempengaruhi perkembangan otak)

Ada banyak faktor resiko yang meningkatkan resiko anak mengalami cerebral palsy. Ketika ibu mengalami cidera atau infeksi selama kehamilan, anak tidak mendapatkan cukup oksigen di dalam kandungan, cidera atau infeksi pada masa awal anak-anak. Karena itu sangat penting seorang ibu menjaga pola makan dan pola asuh yang tepat selama mulai hamil dan juga saat anak dilahirkan sampai dengan 2-3 tahun kehidupan awal masa kanak-kanak.

Penyebab Pada saat kehamilan seorang ibu. Selama masa kehamilan ada banyak kondisi yang dapat meningkatkan resiko cerebral palsy, selain infeksi TORCH (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes) yang menjadi salah satu penyebab cerebral palsy pada kehamilan antara lain:

  • Cukup sering terjadi pendarahan
  • Mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Adanya peradangan pada ginjal dan diabetes akibat proteinuria
  • Penumpukan volume air ketuban lebih dari normal yaitu sebanyak 2 liter, kondisi ini dapat memungkinkan terjadinya komplikasi karena air ketuban bertugas mengelilingi janin selama berada di dalam perut.
  • Lambatnya pertumbuhan janin bisa membuat cacat bawaan pada janin dan memicu cerebral palsy.

Pencegahan cerebral palsy pada saat kehamilan bisa melalui upaya secara optimal seperti:

  • Mempertahankan kebiasaan untuk mengkonsumsi makanan sehat yang membantu sistem imun tubuh
  • Tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan secara rutin
  • Melakukan vaksinasi yang tepat sebelum hamil untuk menjaga kesehatan.

Penyebab cerebral palsy pada anak saat lahir (perinatal)

  • Terkena infeksi jalan lahir

Kejadian ini cukup sering mengakibatkan ketidaknormalan bayi karena terjadi gangguan pada proses persalinan, jalan lahir kotor dan banyak kuman.

  • Hipoksis Iskemik Ensefalopati/HIE

Pada saat bayi dilahirkan dalam keadaan tidak sadar, bahkan tidak menangis dan mengalami kejang sehingga kekurangan oksigen ke otak yang mengakibatkan jaringan otak rusak.

  • Kelahiran yang sulit

Pemakaian alat bantu seperti vakum saat persalinan tidak bermasalah, yang bisa mengganggu bayi adalah lamanya dijalan lahir karena berbagai penyebab, kepala bayi lebih besar dari pinggul ibu atau lilitan tali pusat sehingga tertarik tak mau keluar atau ibu tidak kuat menahannya.

  • Asfiksia

Bayi lahir tidak bernafas, bisa dikarenakan paru-parunya penuh cairan atau karena ibu mendapatkan anestesi (obat bius) terlalu banyak.

  • Bayi lahir prematur

Termasuk bayi resiko tinggi mengalami gangguan karena lahir belum waktunya atau kurang dari 32 minggu, kemungkinan jaringan organ tubuh dan jaringan otaknya belum sempurna.

  • Berat lahir rendah

Selain bobotnya rendah bayi kekurangan nutrisi, meski lahir cukup bulan tetapi bobotnya kurang dari 2.500 gram, itu bisa terjadi karena ibu kekurangan gizi pada saat hamil.

  • Pendarahan otak

Pendarahan dibagian otak dapat mengakibatkan penyumbatan sehingga anak menderita Hidrocepalus ataupun Microcepalus, pendarahan juga dapat menekan jaringan otak sehingga terjadi kelumpuhan.

  • Bayi kuning

Bayi kuning yang berbahaya misalnya karena kelahiran inkompatibilitas golongan darah yaitu ibu bergolongan darah O sedangkan bayinya A atau B selain itu bayi yang mengalami hiperbilirubenimia atau kuning yang tinggi, lebih dari 20 mg/dl hingga bilirubin besarnya melekat di jaringan otak terganggu oleh sebab itu bayi kuning harus segera mendapatkan penanganan yang tepat pada mingg-minggu pertama kejadian.

 

 

Penyebab cerebral palsy pada anak yang sudah lahir (postnatal)

Biasanya paling rentang terjadi di usia-usia 0-3 tahun, terdapat penyebab yang muncul antara lain:

  • Infeksi pada selaput otak atau pada jaringan otak

Bayi usia muda sangat rentan dengan penyakit, misalnya tengingginis dan ensepalitis pada usia setahun pertama. Ada kemungkinan penyakit tersebut menyerang selaput otak bayi sehingga menimbulkan gangguan pada perkembangan otaknya. Bila infeksi terjadi dibawah 3 tahun umumnya akan mengakibatkan cerebral palsy, sebab pada waktu itu otak sedang dalam perkembangan menuju sempurna.

  • Kejang

Karena bayi terkena penyakit dan suhu tubuhnya tinggi kemudian timbul kejang. Kejang dapat pula karena infeksi yang dialami anak. Kemungkinan lain anak juga bisa menderita epilepsi.

  • Karena trauma benturan

Bayi yang sering mengalami jatuh dan menimbulkan luka dikepala, apalagi dibagian dalam kepala atau pendarahan di otak, dapat menyebabkan kerusakan jaringan otaknya. Kerusakan tergantung dari hebat atau tidaknya benturan, akibatnya sebagian kecil jarigan otak rusak. Memang tidak bisa dilihat secara pasti seberapa besar kerusakan otak yang terjadi.

Daftar Pustaka:

Gejala, penyebab dan mengobati cerebral palsy, https://www.alodokter.com/lumpuh-otak#:~:text=Cerebral%20palsy%20atau%20lumpuh%20otak,anak%20masih%20di%20dalam%20kandungan.

Cerebral palsy https://www.halodoc.com/kesehatan/cerebral-palsy

Kenali Cerebral palsy saat hamil, bisa sebabkan lumpuh otak pada anak https://www.popmama.com/pregnancy/second-trimester/fx-dimas-prasetyo/hati-hati-kelumpuhan-otak-pada-anak-kenali-cerebral-palsy-saat-hamil/3

Kajian teori cerebral palsy http://etheses.uin-malang.ac.id/2241/5/08410114_Bab_2.pdf

Jurnal medika udayana, Vol. 8 No. 8 agustus 2019 file:///C:/Users/Indy%20komp/Downloads/52991-205-124249-1-10-20190912.pdf

 

 

Continue Reading

Who is Online

No one is online right now

Advertisement

Twitter

Trending

Mari bergabung bersama Mitra Wacana

Silahkan bergabung dan menjadi bagian dari Mitra Wacana.
Akan ada penghargaan untuk tulisan yang terpilih.
Terima Kasih

Gabung