Log In

Kisah Ibu Mawar

Oleh Mawar (anggota P3A WOCA Kaangjati Banjarnegara)

Pada suatu hari aku di ajak oleh mba Kholiyah untuk pertemuan ibu-ibu dari dua desa yaitu desa Karangjati dan desa Berta, bertempat di desa Berta. Waktu itu aku pertama kali ikut seminar, pada tanggal 14-5-2014 di desa Berta, yang di hadiri dari 2 desa, yaitu Karangjati dan Berta, hari itu juga kita perkenalan dengan Mitra Wacana WRC dari Jogjakarta yaitu bu Imelda dan bu Enik. Terus kita pelatihan pertama di desa Berta pada tanggal 21-23 Juni 2014 dengan narasumber mas Mansur, dengan judul Training Kesetaraan-Kesehatan Reproduksi.

Aku merasa senang sudah masuk Pusat pembelajaran perempuan dan Anak (P3A), aku jadi tau tentang KDRT tentang pemerintahan desa, tentang gender, tentang kespro-dan sebagainya. Alhamdulilah aku jadi orang yang berguna dilingkungan kerena aku sering ikut sosialisasi ke Rukun Tetangga yang ada di desa.

Aku juga seneng dengan adanya tim Mitra Wacana WRC di desa kami, setidaknya aku jadi mengetahui tentang pengetahuan yang diajarkan atau pengalaman yang dulu aku tidak mengerti jadi ngerti. Contohnya, tentang gender, kesehatan reproduksi, konseling, bicara di depan umum dan lain-lain.

Dulu aku tidak mampu ngomong nang ngarep maksudnya bicara di depan orang banyak, rasanya takut salah. Gemeteran. Kalau sekarang aku sudah percaya diri dalam bersosialisasi.

Terimakasih tim Mitra Wacana WRC atas bimbingannya selama ini semoga aku jadi orang yang lebih berguna bagi nusa bangsa dan agama. Dan semoga tim Mitra Wacana WRC tetap jaya dalam memegang teguh bangsa Indonesia.

Tagged under
0 comments