web analytics
Connect with us

Ekspresi

Ayah

Mitra Wacana WRC

Published

on

surat-untuk-ayah

This post is also available in: Indonesia

Waktu dibaca: < 1 menit

Oleh Dwinda Nurika (P3A BABORAN Petuguran, Punggelan, Banjarnegara)

Ayah…
Ayah mesti tanganmu tak selembut ibu
Namun jiwa dan langkahmu tertuju pada satu keyakinan dan kebenaran
Doaku selalu mengiringi setiap langkah kepergianmu
Takan pernah kulupakan setiap pengorbananmu
Karna ku percaya kau akan selalu menyayangiku
Waktu matahari terbit hingga tenggelam
Bintang dan bulan muncul hingga menghilang
Kau tetap menyayangiku dengan penuh perasaan
Andai aku bisa menghitung berapa kebaikanmu
Alangkah dengan mudahnya aku membalasnya
Tetapi kebaikanmu sungguh tak terhingga
Sehingga aku tidak akan mungkin bisa membalas semuanya
Saat aku mengeluh, bersedih
Kau belai rambutku, meski
Kutau tanganmu tak selembut ibu
Tapi itulah tanda kecil dari sebuah pengorbananmu

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekspresi

Resensi Buku: Azab dan Sengsara

Robi Setiyawan

Published

on

This post is also available in: Indonesia

Waktu dibaca: 2 menit

Oleh: Indah Setiani

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta 2018

Karya : Merari Siregar

Tahun Terbit 1920

Azab dan sengsara mengangkat persoalan hidup yang pelik, persoalan adat. Tentang perkawinan yang ditentukan orang tua. Pergaulan muda-mudi yang berlaku di Batak, baikdi desa maupun dikota.adat yang masih sangat kental, kepercayaan dengan hal-hal magis seperti dukun, tradisi Martandang yang dilakukan muda-mudi pada zaman dahulu di daerah itu.

Kisah percintaan antara Aminudin dan Mariamin yang putus karena bapak dan ibu Aminudin justru menjodohkan Aminudin dengan gadis lain yang dianggap sederajat dengan mereka. Mariamin dianggap tidak pantas sebagai pendamping Aminudin karena dia miskin. Awal dari penderitaan kedua orang yang saling mencintai ini adalah kewtika Aminudin mengikuti permintaan orang tuannya. Aminudin yang meminta orang tuanya untukmembawa Mariamin sebagai gadis yang ingin dipersunting justr ditolak orang tuanya. Orang tua Aminudin membawa gadis lain menemui Aminudin. Betapa menderita hati Aminudin melihat yang dibawa orang tuanya bukanlah Mariamin. Adat yang mengatur dan mengikat bahwa anak harus menuruti kehendak orang tua dan tidak pantas mengembalikan seorang gadis yang sudah dijemput dari orang tuanya. Malu kedua belah pihak jika sampai adat dilanggar adalah aib. Dilain peak keputusan Aminudin juga membawa kesengsaraan bagi Mariamin yang sepenuh hati menaruh harapan dan mimpi menjalani hidup bersama.

Orang tua Aminudin dikemudian hari sangat menyesal telah meyakini apa kata dukun dan berburuk sangka pada Mariamin. Ternyata pilihan Aminudi adalah gadis elok bahasa serta rupawan parasnya. Iba hati Aminudin melihat Mariamin yang pucat setelah mengetahui pernikahan Aminudin, kekasih yang ditunggu dengan setia.
Ibu Mariamin menikahkan Mariamin dengan orang yang dianggap bisa melepaskan sengsara Mariamin. Aminudin dan Mariamin menjalani takdir hidup masing-masing, meskipun

tetap saling merindu. Mariamin gadis baik hati yang malang harus mengalami berbagai sengsara. Mariamin harus hidup melarat karena kelakuan bapaknya. Sutan Baringin yang terkenal boros dan serakah menderita sengsara hati karena ditinggal kawin Aminudin dengan gadis pilihan orang tuanya, mempunyai suai yang sudah beristri, tua, kasar, serta menderita penyakit kelamin yang menular. Azab dan seengsara Mariamin di dunia ini sudah tinggal di atas bumi, berkubur dengan jasat badan yang kasar itu.

Tanggapan :

Dalam cerita ini menceritakan jalinan kasih yang terjadi di dalam satu lingkungan keluarga yang dikisahkan dengan berbagai rintangan seperti yang banyak terjadi di kehidupan sehari-hari . Namun cerita ini berakhir dengan akhir yang sedih. Bahasa yang digunakan masih kurang dapat dipahami secara langsung, haruslah dibaca berulang-ulang agar mengerti jalan ceritanya. Terkadang jalan ceritanya terlalu mendramatisir.

Continue Reading

Who is Online

No one is online right now

Advertisement

Twitter

Trending

Mari bergabung bersama Mitra Wacana

Silahkan bergabung dan menjadi bagian dari Mitra Wacana.
Akan ada penghargaan untuk tulisan yang terpilih.
Terima Kasih

Gabung