Log In

Akhir Program, Mitra Wacana adakan Evaluasi

Sekarang ini kasus perdagangan orang terus saja terjadi, dengan berbagai modus yang dilakukan oleh para calo untuk menjerat calon korbannya dari pengurusan mudah saat pemberangkatan sampai dengan  memberi iming iming gaji besar untuk merubah kondisi ekonominya. Untuk menekan angka kasus perdagangan orang tersebut  mitra wacana mendampingi 9 kelompok Pusat Pembelajaran Perempuan dan Anak (P3A) selama 3 tahun di kecamatan galur, sentolo dan kokap kabupaten kulonprogo untuk memberikan edukasi dan penguatan perempuan. Pendampingan yang dilakukan cukup lama tersebut kemudian dilakukan evaluasi terkait output dari pelaksanaan program yang telah dilakukan.

Diskusi kelompok P3A saat proses evaluasi pendampingan

Kamis, 4/10/2018 di lakukan evaluasi akhir program pendampingan yang dihadiri oleh 19 orang perwakilan dari 9 kelompok P3A di Rumah Makan Ingkung Sawah Pengasih Kulonprogo. Dalam proses evaluasi akhir ini dikemas secara menarik dan interaktif dengan metode diskusi kelompok terarah / Focus Group Discussion (FGD). Dengan metode seperti ini diwajibkan untuk setiap peserta untuk aktif dalam proses diskusi dan memberikan gagasannya terkait dengan topic yang dibahas. Banyak sekali cerita cerita perubahan dan praktik baik yang didapatkan melalui FGD ini.

Cerita praktik baik dari Bu Ngatinem dari P3A Pesisir Banaran Kecamatan Galur

Menurut Ngatinem dari P3A Pesisir Desa Banaran Kecamatan Galur, sejak dirinya ikut gabung dan berproses bersama di P3A banyak sekali pengetahuan yang didapatkan, sekarang saya paham tentang isu perdagangan orang, migrasi yang aman dan juga isu kekerasan terhadap perempuan. Di setiap pertemuan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), ibu ibu paud saya juga selalu menyampaikan apa yang telah saya dapatkan dari P3A dengan harapan mereka tau sebagai langkah pencegahannya agar tidak terjadi kasus lagi.

Dalam proses penggalian data perubahan selama proses pendampingan seluruh peserta dibagi menjadi 3 kelompok dengan topik organisasi wanita dan kesadaran masalah terkait pencegahan perdagangan manusia, peraturan / regulasi pencegahan perdaganan manusia di level desa sampai dengan kabupaten dan forum anti perdanganan manusia di kulonprogo yang dipandu oleh fasilitator. Hasil dari diskusi kelompok tersebut kemudian dipresentasikan sebagai pembelajaran bersama dalam proses menganalisis permasalahan yang ada khususnya perdagangan orang.

Antusias peserta mengikuti diskusi interaktif dari fasilitator

“P3A sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dapat melihat subtansi dari proses evaluasi ini. Banyak sekali capaian/ keberhasilan yang didapatkan selama pendampingan, sisi mana saja yang masih kurang dan juga menentukan kegiatan apa yang harus dilakukan kedepan dalam konteks pencegahan tindak pidana perdaganan orang” ujar Arif Sugeng Widodo selaku fasilitator dari divisi pendidikan mitra wacana. (rl)

Tagged under

Tinggalkan Balasan