Log In

Desa Karangjati Rayakan Kartini dengan Sarasehan

Memperingati hari Kartini 21 April, warga masyarakat desa Karangjati, Susukan, Banjarnegara merayakan dengan cara menggelar sarasehan dan lomba memasak tumpeng menggunakan bahan non beras dengan peserta sekitar 150 orang yang merupakan kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), organisasi Women Care (WOCA), kelompok perempuan tani, dan warga masyarakat dari seluruh perwakilan Rukun Tetangga (RT) pada Sabtu (23/4).

Menurut penyelenggara, Kusyati, (kepala desa) bahwa peringatan dimaksudkan untuk mengenang dan meneladani perjuangan Kartini yang merupakan pahlawan emansipasi, terutama bagi kaum perempuan. Sedangkan menurut ketua penggerak PKK, Sri Mulyani menyatakan bahwa semua perempuan yang ada di Karangjati adalah anggota PKK. Saya mengharapkan semua peremouan di sini mengikuti organisasi. Jadi, PKK bukan milik kepala desa atau hanya milik kader yang jumlahnya sekitar 25 orang, Sri Mulyani menambahkan.

Sedangkan menurut pendamping komunitas Mitra Wacana, Purwanti bahwa peringatan Kartini merupakan salah satu cara memperkenalkan kembali tentang perjuangan-perjuangan Kartini dalam memajukan kaum perempuan. Kartini bukan hanya kebaya dan peragaan busana, namun tercermin dalam beberapa bidang; pendidikan, kesetaraan, keadilan, pernikahan dan agama, Purwanti menuturkan.

Para peserta yang menghadiri saraehan dilanjutkan dengan lomba membuat tumpeng tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang diselenggarakan oleh pemerintah desa atas usulan dari organisasi Pusat Pembelajaran dan Anak (P3A)Women Care yang selama ini menjadi mitra pemerintah desa dalam melakukan pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Poe/tnt.

Tagged under

Tinggalkan Balasan