Pertemuan POSBINDU Desa Kebakalan Banjarnegara

Kamis, (28/9/2017) Puskesmas Mandiraja dan PKK Kebakalan mengadakan pertemuan dalam rangka asistensi tentang program Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU). Bertempat di salah satu rumah warga di Desa Kebakalan, Mandiraja, Banjarnegara. Pertemuan tersebut dimulai pada pukul 14.30 WIB yang dihadiri oleh 29 orang, dari unsur PUSKESMAS, pamong desa, perempuan, warga dan Mitra Wacana WRC.

Pembahasan diawali dengan hasil analisis sosial terhadap tiga kebutuhan dasar dalam bidang kesehatan yang sebelumnya telah didiskusikan pada pertemuan kelompok perempuan, difabel, warga miskin dan perempuan miskin. Mutoharoh, pendamping komunitas Desa Kebakalan dari Mitra Wacana WRC menyatakan bahwa sebaiknya anggota masyarakat seperti perempuan, kelompok difabel dan warga miskin diundang dalam musyawarah dusun maupun musyawarah desa. Selain itu, ia juga menyampaikan maksud dan tujuan Mitra Wacana dalam rangka mendorong serta membantu bidan desa dan PKK dalam pelaksanaan program Posbindu.

Program Posbindu telah disahkan dalam SK (Surat Keputusan) Desa Kebakalan. Dalam pelaksanaanya dibagi menjadi dua bagian sesuai dengan kebutuhan dan keadaan desa Kebakalan. Posbindu hampir sama dengan posyandu, tetapi sasarannya adalah warga yang berusia 15- 59 tahun. Sehingga setiap warga dalam rentang usia tersebut diwajibkan mengikuti Posbindu, karena baik warga yang memakai BPJS ataupun tidak tetap dikenai biaya Rp. 5.000 untuk pembayaran cek laboratorium.

Kegiatan yang dilakukan dalam Posbindu yaitu memeriksa tensi gula darah, asam urat, kolesterol dan pemeriksaan medis lainnya. Program Posbindu tidak menyediakan obat bagi penderita sakit, tetapi dapat mmberikan surat rujukan bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, untuk mendukung program Posbindu, juga diadakan senam bagi warga pada setiap minggu. (Listy/Mutoharoh)

Tinggalkan Balasan