Connect with us

Berita

Mitra Wacana WRC Lakukan Kunjungan ke Komunitas

Published

on

Mitra Wacana WRC Yogyakarta bersama AWO Internasional melakukan kunjungan lapangan di desa Bondolharjo kabupaten Banjanegara bertempat di rumah kepala dusun setempat bapak Sugeng untuk berdiskusi bersama masyarakat mengenai pencegahan kekerasan seksual terhadap anak (6/3/14). Hadir dalam kunjungan tersebut adalah Rindang Farichah dan Enik Maslahah dari Mitra Wacana WRC.Sedangkan dari AWO Internasional Jerman ada tiga orang yang mengikuti kunjungan tersebut yaitu Martin, Christiane dan Yunika.

Dalam kesempatan tersebut digelar pula diskusi dengan beberapa perempuan dari desa setempat.Salah satu peserta diskusi Siti Mahmudah menyatakan bahwa di desanya pernah terjadi kekerasan seksual yang menimpa seorang gadis berusia 16 tahun yang diperkosa oleh beberapa teman sekolahnya. Kejadian ini sudah dilaporkan kepada yang berwajib, namun masyarakat kurang tahu bagaimana perkembangan kasus tersebut. Menurutnya pelaku kekerasan terhadap perempuan harus dihukum supaya jera.

Sedangkan menurut Enik Maslahah, keberadaan Mitra Wacana WRC bersama AWO Internasional Jerman ingin bersama-sama masyarakat untuk waspada terhadap kasus-kasus serupa dan mengetahui bagaimana cara mencegah agar perempuan dan anak dapata terhindar dari kekerasan. Rindang Farichah menambahkan bahwa kekerasan seksual bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun perlu keterlibatan masyarakat untuk melakukan pencegahan.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Berita

PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG KOMITE PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK-HAK PENYANDANG DISABILITAS

Published

on

Red backdrop. Sumber gambar: https://pixabay.com

BAB II
PEMBENTUKAN
Pasal 2

Membentuk Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang
Disabilitas.

BAB III
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 3

Maksud dan tujuan Pembentukan Komite ini adalah :
a. memberikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak
Penyandang Disabilitas;
b. mendorong pengarusutamaan Penyandang Disabilitas dalam kebijakan
dan pelayanan publik;
c. membantu terwujudnya perlindungan dan pemenuhan hak-hak
Penyandang Disabilitas yang meliputi hak :
1. hidup;
2. bebas dari stigma;
3. privasi;
4. keadilan dan perlindungan hukum;
5. pendidikan;
6. pekerjaan, kewirausahaan dan koperasi;
7. kesehatan;
8. politik;
9. keagamaan,
10. Keolahragaan;
11. kebudayaan dan pariwisata;
12. kesejahteraan sosial,
13. aksesibilitas;
14. pelayanan publik;
15. perlindungan dari bencana;
16. habilitasi dan rehabilitasi;
17. konsesi;
18. pendataan;
19. hidup secara mandiri dan dilibatkan dalam masyarakat;
20. berekspresi, berkomunikasi dan memperoleh informasi;
21. berpindah tempat dan kewarganegaraan; dan

22. bebas dari tindakan diskriminasi, penelantaran, penyiksaan dan
eksploitasi.

d. mendorong terwujudnya kesamaan kesempatan bagi Penyandang
Disabilitas.

 

Selengkapnya silahkan unduh peraturan walikota Yogyakarta tersebut di bawah ini:

Continue Reading

Trending