Log In

Mitra Wacana WRC Selenggarakan Laporan Publik

Mimpi saya ketika mendirikan Mitra Wacana WRC sekitar dua puluh tahun lalu agar para perempuan memiliki informasi yang cukup terutama mengenai kesetaraan dan keadilan gender. Demikian petikan pernyataan Yos Soetyoso salah satu pendiri Mitra Wacana WRC dalam acara laporan pertanggung jawaban publik di salah satu rumah makan kota Yogyakarta (8/1/16). Yos menambahkan bahwa Mitra Wacana WRC semakin berkembang dari waktu ke waktu. Pengalamnnya mendirikan LSM biasanya akan “bubar” setelah ditinggalkan.

Peserta undangan yang hadir dalam acara tersebut berasal dari aktivis LSM, lembaga jaringan, akademisi, dan anggota perkumpulan Mitra Wacana WRC. Ons Oentoro, salah satu peserta undangan memberikan apresiasi atas acara tersebut karena menurut Ons, sebuah lembaga yang masih bertahan selama dua puluh tahun biasanya memiliki lingkungan kerja yang relatif sehat. Demikian pula menurut Linda, peserta dari aktivis perempuan memberikan kritik agar Mitra Wacana WRC bergerak langsung di wilayah masyarakat.

Acara dibuka oleh dewan anggota Mitra Wacana WRC, Istiatun. Kemudian dilanjutkan pemaparan laporan publik oleh direktur Mitra Wacana WRC periode 2013-2015, Rindang Farihah yang menyatakan bahwa laporan publik ini merupakan tradisi baru yang diharapkan akan dialkukan terus menerus. Seangkan menurut Istiatun bahwa laporan publik yang dilakukan oleh lembaga sekecil apapun merupakan usaha untuk menjadi lebih transparan dan sekaligus menjaring masukan dari peserta yang hadir.

Tagged under

Tinggalkan Balasan