pertemuan rutin putri pertiwi

Rabu (17/2), organisasi Pusat Pembelajaran Perempuan dan Anak (P3A) Putri Pertiwi desa Nomporejo, Kulonprogo mengadakan pertemuan rutin bersama di Balaidesa. Dalam pertemuan ini para anggota organisasi membahas fenomena kehamilan tidak dikehendaki pada remaja, sekaligus merespon adanya kasus dugaan perkosaan seorang remaja sekolah dengan pelaku sebanyak empat orang.

Menurut pendamping pertemuan, Septy menyatakan bahwa saat ini KTD menjadi persoalan serius yang tengah dihadapi oleh sebahagian besar orang tua. Septi menambahkan bahwa pertemuan-pertemuan yang membincangkan  kesehatan seksual dan reproduksi harus terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya pencegahan KTD. Beberapa peserta yang hadir menyatakan bahwa persoalan kehamilan pada remaja bukan hanya tanggung jawab orang tua, namun pemerintah semestinya memberikan perhatian lebih terhadap permasalahan tersebut. (tnt)

Tinggalkan Balasan