Log In

Para Remaja Melakukan Wawancara di Hari Kartini

Sebanyak 26 anak remaja yang tergabung dalam organisasi Karangjati Canggih Tangguh dan Ramah (KacangTanah) serta karang taruna, merayakan hari Kartini dengan cara yang berbeda, yaitu melakukan wawancara terhadap para perempuan warga desa tersebut. Selain itu, para remaja juga membagikan sofenir berupa karangan bunga yang terdapat kalimat bijak yang diambil dari beberapa surat Kartini, di balaidesa Karangjati, Susukan, Banjarnegara pada Minggu (24/4).

Acara peringatan hari Kartini yang bertema “Meneladani Kartini dan Perjuangannya” di isi dengan membaca riwayat hidup pahlawan emansipasi tersebut oleh salah satu peserta, Meifita Khorun Nisa dari organisasi KaCangTanah. Selesai melakukan pembacaan, para remaja kemudia melakukan wawancara terhadap para perempuan di desa Karangjati. Dalam wawancara tersebut terungkap bahwa bagi warga Kartini adalah perempuan yang melakukan emansipasi, berjuang terhadap hak-hak perempuan.

Ibu Tursini misalnya, menyatakan bahwa dengan lahirnya Kartini perempuan di Indonesia khususnya di desa menjadi tahu dan banyak yang sekolah. Coba kita bayangkan kalau tidak ada ibu Kartini saya yakin wanita di Indonesia tidak bisa seperti sekarang ini, pinter-pinter dan ada yang menjadi presiden, ungkap Tursini. Saya juga merasa berterima kasih kepada ibu Kartini yang telah mendidik wanita Indonesia sehingga bisa sekolah, ibu Warsiyah menuturkan.

Menurut kepala desa Karangjati, Kusyati dalam sambutannya menyatakan bahwa berdasarkan UU Desa tahun 2014, remaja harus terlibat dalam pembangunan desa. Dalam musyawarah desa, remaja, organisasi remaja mempunyai hak yang sama dengan warga lain untuk terlibat dalam pembangunan di tingkat desa, oleh karena itu peran remaja harus ditingkatkan, terutama untuk kemajuan desa Karangjati. Kusyati menambahkan. Poe/tnt.

Tagged under

Tinggalkan Balasan