Connect with us

Berita

Mencermati Penulisan Berita

Published

on

dokumentasi pelatihan menulis berita MW

Untuk mengemas informasi yang menarik maka Mitra Wacana WRC bekerjasama dengan Combine mengadakan pelatihan penulisan beritan di kantor Mitra Wacana  Jalan Pelem Wulung No 42 Gedongan Baru, Banguntapan Bantul pada Kamis (28/6) dimulai pukul 10.30 – 15.30 WIB.

Menurut Khairul Anam fasilitator yang diturunkan combine berita yang menarik harus memuat Apa kejadiannya (what), dimana tempat kejadiannya (where),kapan kejadian tersebut berlangsung (when), siapa saja yang terlibat dalam kejadian tersebut (who), mengapa bisa terjadi (why) dan bagaimana kejadian tersebut berlangsung (How). Untuk memudahkan mengigat keruntutan penulisan dengan “rumus” 5 W + 1 H.

Khairul mengimbuhkan untuk membuat berita menjadi akurat perlu untuk melakukan penggalian data primer yaitu data dari orang yang mengalami langsung kejadian tersebut, kemudian juga bisa dilakukan penggalian  data sekunder misalnya dari referensi yang sudah ada. Pada berita yang akan diturunkan pun perlu juga memperhatikan “piramida” penulisan. Ibarat piramida terbalik pada lapisan atas piramida berita.

Sudut pengambilan berita juga menentukan manarik atau tidaknya berita, menjual atau tidak, penting atau tidak. Menurut Khairul, harus ada yang ditulis paling penting, kemudian lapis kedua kurang penting dan yang paling bawah adalah yang tidak penting. (vie)

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Berita

Kepada Desa & Kader Tegalrejo sangat Fokus dalam Peningkatan Kesadaran Informasi Kesehatan Reproduksi bagi Perempuan

Published

on

Senin (20/05/2019), Kepala Desa Tegalrejo Juwairiyah dan Kader Tegalrejo Triyaningsih mengisi talkshow di Radio SMART 102.1 FM Jogja bersama Mitra Wacana. Dalam talkshow tersebut bertemakan “Pendampingan kader di desa dalam meningkatkan kesadaran pentingnya penyampaian informasi Kesehatan Reproduksi bagi perempuan”. Juwairiyah mengatakan pihaknya sangat mendukung peningkatan sumber daya manusia dalam hal ini peningkatan kesadaran masyarakat dalam memahami informasi kesehatan reproduksi. Juwairiyah juga mengatakan dalam pengalokasian anggaran desa Kelurahan Tegalrejo sangat fokus dalam pemberdayaan SDM-nya, terkait meningkatkan pemahaman masyarakat dalam kesehatan reproduksi. Selain itu Ketua kader Tegalrejo Triyaningsih juga mengatakan, setiap harinya kegiatan kader kesehatan di Kelurahan Tegalrejo sangat padat dan penuh dengan kegiatan pemberdayaan dari remaja hingga masyarakat secara keseluruhan. Triyaningsih juga menambahkan, pihaknya sangat menekankan pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini dalam keluarga, secara bertahap dari luang lingkup kesehatan alat reproduksi, pengenalan organ reproduksi, dan lain sebagainya. Harapanya di Kelurahan Tegalrejo tidak ada lagi kehamilan yang tidak diinginkan maupun angka kematian ibu dan bayi.

Continue Reading

Trending