Log In

Perempuan di Desa Hargorejo Kulon Progo “Sinau” UU Desa

Meskipun dalam suasana ramadhan, tidak menjadi penghalang bagi para perempuan untuk mengadakan kegiatan rutin setiap bulan, terutama bagi para anggota organisasi Pusat Pembelajaran Perempuan dan Anak (P3A) Sekar Melati desa Hargorejo, Kulon Progo. Bertempat di serambi masjid Baitussalam para anggota P3A  tersebut melakukan diskusi tentang keberadaan Undang-Undang Desa No. 6 yang baru disahkan dua tahun lalu (2014), pada Rabu (15/6/16).

Dengan media seadanya, dipandu oleh Ika Septy Wulandari dan Erna Novitasari, keduanya dari Mitra Wacana memaparkan latar belakang diterbitkannya UU desa tersebut. “UU Desa ini adalah hak masyarakat (desa) agara mampu menentukan sendiri jenis pembangunan yang akan dilakukan”, Septy mengungkapkan. Sekarang sudah yidak ada istilah perempuan malu untuk dating ke balai desa atau berperan dalam penyusunan kebijakan di tingkat desa, Septy menambahkan.

Selain membahas UU Desa, P3A membuat perencanaan yang dipandu oleh Erna untuk enam bulan ke depan. Pertama, melakukan syawalan setelah lebaran untuk mempererat persaudaran antar warga khususnya desa Hargorejo sekaligus mempelajari tata cara penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kedua, mengadakan pendalaman materi tentang kesetaraan gender (Agustus). Ketiga, P3A akan menggelar pertemuan untuk mengetahui seluk-beluk perdagangan orang atau trafficking (September). Keempat belajar tentang patisipasi perempuan dalam pengelolaan desa (Oktober). Kelima, memperdalam isu kesehatan reproduksi dan seksual (Nopember). Kelima, Mempelajari isu perempuan dan politik (Desember).

Para peserta yang sebagian besar adalah perempuan, tampak antusias dan khidmat dalam mengikuti pertemuan hingga selesai. Bahkan ada diantara para peserta yang mengajak serta anaknya dengan alasan untuk hiburan. Pertemuan kemudian ditutup oleh ketua P3A, Suprihatin. (Septy/tnt)

Tagged under

Tinggalkan Balasan

Kongres Perempuan Indonesia III

Kongres Perempuan Indonesia III

Kongres Perempuan Indonesia III