Log In

Relawan Mitra Wacana WRC: Perpustakaan Merupakan Alat Promosi

Sebagai lembaga swadaya yang memiliki perpustakaan, semestinya menjadi alat untuk promosi yang perlu terus menerus dilakukan. Demikian pernyataan Pipit, relawan magang perpustakaan dalam diskusi menjadi perpus yang berkualitas di kantor Mitra Wacana WRC pada Rabu (2/3/). Turut hadir dalam diskusi M. Zakki, Khotimatul Khasanah dan Ulivia Tedjo Saputri yang kesemuanya merupakan relawan magang. Diskusi pandu oleh staff media, Wahyu Tanoto.

Dalam pemaparannya Pipit menerangkan tahapan-tahapan dalam proses kodifikasi buku, yaitu observasi buku, pengelompokkan, analisa subjek, klasifikasi buku, input data, otomatisasi/otomasi dan pembuatan label buku. Pipit menambahkan bahwa dalam melakukan proses pengarsipan buku-buku tidak menutup kemungkinan seorang pustakawan mengalami beberapa kesulitan, seperti dalam melakukan analisa subjek buku karena sifatnya subjektif.

Sedangkan menurut Khotim, dalam pengelolaan perpustakaan perlu ada pembagian tugas dan peran. Ulivia Tedjo menuturkan bahwa penataan buku dan ruangan juga menjadi syarat yang perlu diperhatikan. M. Zakki mengungkapkan selama menjadi relawan magang, telah menginput lebih dari 800 buah judul buku dari 866 eksemplar buku yang dimiliki oleh Mitra Wacana WRC, oleh karena itu sangat disayangkan kalau tidak dipromosikan kepada orang lain diluar sana. Dalam akhir diskusi, para relawan magang memberikan catatan tentang perlunya ruang khusus perpustakaan dan komputer server untuk memudahkan pencarian koleksi buku. (tnt)

Tagged under

Tinggalkan Balasan

Kongres Perempuan Indonesia III

Kongres Perempuan Indonesia III

Kongres Perempuan Indonesia III