Opini
KONSTRUKSI MEDIA MASSA TERHADAP CITRA PEREMPUAN
Published
5 years agoon
By
Mitra Wacana
Di era globalisasi, media massa menjadi salah satu hal yang penting dalam kehidupan masyarakat baik digunakan sebagai alat untuk komunikasi, mencari informasi, atau hiburan. Media massa terus mengalami perkembangan dari yang mulanya konvensional hingga sekarang menjadi modern . Berbicara mengenai media massa tentu ada hal yang menjadikan media massa memiliki nilai tarik tersendiri terlebih jika dihubungkan dengan keberadaan perempuan.
(Suharko, 1998) bahwa tubuh perempuan digunakan sebagai simbol untuk menciptakan citra produk tertentu atau paling tidak berfungsi sebagai latar dekoratif suatu produk. Media massa dan perempuan merupakan dua hal yang sulit dipisahkan. Terutama dalam bisnis media televisi. Banyaknya stasiun televisi yang berlomba-lomba dalam menyajikan sebuah program agar diminati oleh masyarakat membuat mereka mengemas program tersebut semenarik mungkin salah satunya dengan melibatkan perempuan. Perempuan menjadi kekuatan media untuk menarik perhatian masyarakat. Bagi media massa tubuh perempuan seolah aset terpenting yang harus dimiliki oleh media untuk memperindah suatu tayangan yang akan disajikan kepada masyarakat sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.
Media massa memiliki beberapa fungsi diantaranya sebagai wadah untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Informasi yang diberikan kepada masyarakat salah satunya dalam bentuk iklan sebuah produk atau layanan jasa . Iklan merupakan sebuah informasi yang diberikan kepada masyarakat mengenai hal yang berhubungan dengan suatu produk atau jasa yang dikemas dengan semenarik mungkin. Memiliki tujuan untuk menarik minat konsumen membuat salah satu pihak menjadi dirugikan . Pasalnya pemasang iklan dalam mengenalkan produknya kepada masyarakat sering kali memanfaatkan perempuan sebagai objek utama untuk memikat para konsumen. Memanfaatkan wajah dan bentuk tubuh sebagai cara untuk menarik perhatian masyarakat membuat citra perempuan yang dimuat pada iklan terus menjadi sumber perdebatan karena dinilai menjadikan tubuh perempuan sebagai nilai jual atas produk yang ditawarkan . Ironisnya hal ini terus menerus dilakukan.
Memanfaatkan fisik sebagai objek untuk diekploitasi sudah bukan menjadi rahasia umum lagi. Terlihat dari citra perempuan yang digambarkan oleh tayangan iklan ataupun acara program televisi. Kecantikan perempuan dijadikan sebagai penghias tampilan dari suatu program acara. Dipoles sedemikian rupa untuk mendapatkan tampilan yang cantik kemudian dikonsumsi oleh publik. Demi untuk mengedepankan kepentingan media bahkan hak hak perempuan yang seharusnya dimiliki mereka dikesampingkan oleh media .
Selain sebagai wadah informasi untuk masyarakat media massa juga berfungsi sebagai hiburan.. Tayangan televisi yang sampai saat ini menempati rating tertinggi yaitu dalam kategori sinetron. Gambaran dalam tayangan tersebut banyak yang melibatkan perempuan dengan menggambarkan posisi perempuan selalu dibawah laki-laki. Tidak terlalu memperhatikan pesan tersirat apa yang terkandung dalam tayangan tersebut, masyarakat terus-menerus mengkonsumsinya seolah tayangan tersebut tidak memiliki pesan yang bermasalah. Jika diperhatikan lebih lanjut banyak sekali peran perempuan yang digambarkan dari sisi lemahnya atau hanya melakukan pekerjaan domestik saja. Dengan begitu apa yang disajikan oleh media akan tertanam difikiran mereka sehingga menganggap pesan media massa sebagai realitas yang benar dan menjadi nilai yang kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kekuatan Media Massa Dalam Membentuk Citra Perempuan
Media massa memiliki kemampuan dalam membentuk citra . Bermula dari gambaran atas kenyataan yang ada dimasyarakat kemudian dikembangkan dengan menggunakan bahasa yang mengandung makna baru namun masih memiliki acuan terhadap fakta yang ada kemudian disajikan kepada masyarakat secara terus menerus. Dengan begitu citra yang dibentuk oleh media massa akan mempengaruhi realitas kehidupan dimasyarakat. Mengingat minat masyarakat terhadap objektifikasi perempuan cukup tinggi, media massa berlomba-lomba membentuk citra perempuan yang sempurna untuk mencapai target pasar dengan menggiring opini publik dalam menetapkan standar ‘cantik’ menurut media. Perempuan kerap kali dijadikan alat oleh media massa sebagai ladang untuk mendapatkan keuntungan dengan menampilkan kemolekan dan kecantikan fisiknya. Konstruksi sosial pada citra perempuan yang terjadi pada media massa bukan lagi hal baru dan tabu, fenomena ini terus berulang seolah menjadi kebenaran dalam mengkotakkan citra perempuan.
Selain itu pembenaran yang terus dilanggengkan oleh media massa terkait citra perempuan menjadikan sudut pandang masyarakat berkiblat pada standar yang digaungkan media massa tersebut sehingga menjadi salah satu agen budaya yang berpengaruh terhadap realita di kehidupan masyarakat. Penggambaran terhadap perempuan oleh media massa semakin memperjelas bahwa posisi perempuan diranah publik masih lemah.
Opini
Physical & Emotional Intimacy in Healthy Relationships
Published
6 days agoon
6 July 2026By
Mitra Wacana
Sexual health also includes healthy respectful relationships and intimate partnership.
What is intimacy?

Anna de Muinck Keizer university of Amsterdam
Intimacy is a multidimensional construct that consists of intellectual, personal, affective and physical aspects. Emotional and sexual aspects of intimacy are important predictors of satisfaction in a relationship. Intimacy can have a positive influence on the development of trust and bond in relationships and marriage.
Emotional intimacy is when partners feel the ability to behave, think or feel without fear of being judged. It is related to partner satisfaction, emotional well-being, communication, partner support, understanding and sexual well-being. Additionally, it can be a protective factor in romantic relationships and a key factor for mental health and well-being.
Sexual intimacy involves physical affection, trust and respectful communication between partners. Sexual desire has been positively associated to emotional and relationship quality. In addition, sexual satisfaction predicts higher relationship satisfaction.
Why is intimacy important?
Lack of intimacy is associated with relationship issues such as lost sense of security, jealousy between partners, prevention of processing of conflicts. When a relationship misses emotional intimacy, the relationship can feel lonely, disconnected from each other, not sharing important things, lack of support, which all can cause more conflicts and arguments. A lack of emotional intimacy can in turn cause lower sexual intimacy and lower relationship satisfaction.
The role of communication
Communication plays an important role in relationships; it can strengthen or hinder emotional and sexual intimacy between partners. Individuals who experienced positive communication in their relationship are more likely to feel sexually and emotionally intimate with their partners and therefore satisfied with their relationships.
Tips on how to ensure emotional and sexual intimacy in your relationship:
- Create an atmosphere for your partner where they will feel safe disclosing their vulnerabilities.
- Encourage communication about their want and needs, ask questions.
- Consider turning of electronic devices when spending time together, especially during mealtime.
- Make time for each other and engage in mutually enjoyable fun activities.
- Have a good balance between self-care and being together.
References
Aranda, V., Ayala, M., Esquivel, C., Ossandón, N., & Quinteros, C. (2024). Self-concealment and emotional intimacy in Chilean adults in a couple relationship. Iberoamerican Journal of Psychology and Public Policy, 1(2), 119–140. https://doi.org/10.56754/2810-6598.2024.0012
Beaulieu, N., Bergeron, S., Brassard, A., Byers, E. S., & Péloquin, K. (2022). Toward an integrative model of intimacy, sexual satisfaction, and relationship satisfaction: A Prospective Study in Long-Term Couples. The Journal of Sex Research, 60(8), 1100–1112. https://doi.org/10.1080/00224499.2022.2129557
Lancer, D. (2023, April 4). 8 ways to nurture emotional intimacy in your marriage. Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/men-growing-intimacy-in-marriage-1270945
Wider, W., Chua, B. S., Mutang, J. A., Tan, C. C., Jiang, L., Tanucan, J. C. M., Thant, Y. M., & Udang, L. N. (2025). Associations between intimacy in relationships and marital satisfaction across gender and in different durations of relationship. Cogent Psychology, 12(1). https://doi.org/10.1080/23311908.2025.2545657
Yoo, H., Bartle-Haring, S., Day, R. D., & Gangamma, R. (2013). Couple communication, emotional and sexual intimacy, and relationship satisfaction. Journal of Sex & Marital Therapy, 40(4), 275–293. https://doi.org/10.1080/0092623x.2012.751072








