Connect with us

Berita

Memilih Mainan Edukatif untuk Anak

Published

on

mainan edukatif

oleh Astriani

Saat ini banyak mainan dari luar negeri yang beredar di pasaran lokal. Anak-anak jauh lebih menyukai mainan tersebut sebab dari segi kemasan jauh lebih menarik. Permainan tradisional seperti gobag sodor, jamuran dan engklek pun sudah tidak diminati oleh anak. Anak lebih suka dengan permainan modern seperti game dan playstation. Selain itu trend mainan anak sekarang lebih berkiblat dari tayangan televise yang dilihat. Seperti sekarang contohnya, di televisi sedang trend bey blade atau gasing. Anak-anak pun memburu dan meminta orangtua untuk membelikannya. Beberapa bulan yang lalu ditelevisi juga sempat muncul permainan mobil tamiya dan anak-anak pun ikut heboh merengek ke orangtuanya untuk dibelikan.

Sebagai orangtua kita harus menyadari bahwa mainan bagi anak merupakan bagian dari proses belajar dan bermain. Mainan bisa meningkatkan daya pikir dan konsentrasi bagi anak. Tugas kita sebagai orangtua adalah memilih mainan yang tepat bagi anak, jangan asal pilih mainan karena bisa saja nantinya membahayakan bagi si anak. Meskipun sebagai orangtua kita mampu menuruti permintaan anak, tetapi jangan semua mainan yang diminta oleh anak langsung kita belikan. Sebab itu tidak mendidik anak untuk mandiri.

Orangtua tentu bisa memegang kendali dan mengarahkan anak ketika anak punya keinginan untuk memiliki salah satu mainan. Harus kita sadari mainan yang mahal belum tentu baik untuk tumbuh kembang si anak, sehingga ada baiknya orangtua mendampingi anak saat bermain. Yang paling penting bukan mahal atau tidaknya mainan tersebut tetapi bagaimana orangtua bisa menjadikan mainan tersebut bermanfaat bagi buah hatinya. Barang bekas pun bisa menjadi mainan yang edukatif bagi anak.

Dibawah ini tips memilih mainan yang baik bagi buah hati :

1. Pilihlah mainan yang memiliki nilai edukatif, sehingga anak bias belajar. Seperti mencocokkan gambar dan bermain puzzle
2. Pada saat membeli mainan, perhatikan label mainan yang tertera dan rekomendasi umurnya
3. Pilih mainan yang tidak mudah rusak dan copot agar tidak membahayakan anak
4. Pilih mainan yang bisa melatih daya ingat dan berfikir logis si anak, bisa berupa balok susun atau alat musik
5. Pastikan orangtua selalu mendampingi dan mengajak anak berkomunikasi saat bermain bersama.

Akhirnya, kita harus memperhatikan bahwa mainan untuk anak tidak harus mahal, tetapi sesuaikan dengan umur anak dan juga pilih mainan yang dapat merangsang daya pikir anak. Buah hati kita adalah generasi penerus masa depan bangsa, jaga dan dampingi dia.

*Disarikan dari berbagai sumber (kliping pendidikan dari 4 media yaitu Kedaulatan Rakyat, Tribun, Kompas, Harian Jogja dan HTTP/si janggut.blogdetik.com/feed/2011 )

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Berita

Kepada Desa & Kader Tegalrejo sangat Fokus dalam Peningkatan Kesadaran Informasi Kesehatan Reproduksi bagi Perempuan

Published

on

Senin (20/05/2019), Kepala Desa Tegalrejo Juwairiyah dan Kader Tegalrejo Triyaningsih mengisi talkshow di Radio SMART 102.1 FM Jogja bersama Mitra Wacana. Dalam talkshow tersebut bertemakan “Pendampingan kader di desa dalam meningkatkan kesadaran pentingnya penyampaian informasi Kesehatan Reproduksi bagi perempuan”. Juwairiyah mengatakan pihaknya sangat mendukung peningkatan sumber daya manusia dalam hal ini peningkatan kesadaran masyarakat dalam memahami informasi kesehatan reproduksi. Juwairiyah juga mengatakan dalam pengalokasian anggaran desa Kelurahan Tegalrejo sangat fokus dalam pemberdayaan SDM-nya, terkait meningkatkan pemahaman masyarakat dalam kesehatan reproduksi. Selain itu Ketua kader Tegalrejo Triyaningsih juga mengatakan, setiap harinya kegiatan kader kesehatan di Kelurahan Tegalrejo sangat padat dan penuh dengan kegiatan pemberdayaan dari remaja hingga masyarakat secara keseluruhan. Triyaningsih juga menambahkan, pihaknya sangat menekankan pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini dalam keluarga, secara bertahap dari luang lingkup kesehatan alat reproduksi, pengenalan organ reproduksi, dan lain sebagainya. Harapanya di Kelurahan Tegalrejo tidak ada lagi kehamilan yang tidak diinginkan maupun angka kematian ibu dan bayi.

Continue Reading

Trending