Berita
Media Karsa Mendapat Mandat Menghidupkan KIM Kalurahan Banaran
Published
2 years agoon
By
Mitra Wacana
Pertemuan Media Karsa Banaran dilakukan pada Jumat, 26 Januari 2024 di Warung Raos Ndeso, Banaran, Kulon Progo. Pertemuan kali ini membahas tentang strategi pengorganisiran ulang anggota.

Salah satu anggota Media Karsa diberikan mandat oleh Pak Fitri (Carik Banaran) untuk menghidupkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) kembali. Mandat tersebut langsung diberikan oleh KOMINFO. Selain itu, pihak kalurahan juga telah menyediakan sekre untuk anggota KIM baru setelah regenerasi berhasil dilaksanakan.
Oleh karena itu, anggota Media Karsa berencana untuk mengintegrasikan beberapa UKKT dan beberapa kelompok pemuda lainnya seperti POKDARWIS, Karang Taruna dan KIM, sebagai strategi regenerasi anggota baru. Rencana pengorganisiran akan dilakukan di bulan Februari setelah pemilu, dengan mengadakan sosialisasi tentang ‘media’
You may like
Berita
Pertemuan LPLPP DIY dan DP3AP2 DIY Bahas Penguatan Program dan Isu Keadilan serta Kesetaraan Gender
Published
1 day agoon
17 April 2026By
Mitra Wacana
Yogyakarta, 17 April 2026. Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan (LPLPP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pertemuan bersama DP3AP2 DIY pada Jumat (17/4). Pertemuan ini berlangsung dalam suasana dialogis dan kolaboratif, dengan fokus pada penguatan program serta peningkatan kapasitas dalam isu keadilan dan kesetaraan gender.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah peserta, antara lain Rofiqoh Widiastuti S.Sos., M.P.H (Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan) Farida Kartini (P), Renny A. Frachesty (P) Mida Mardhiyah (P) dari SRI Institute, serta Wahyu Tanoto (L) dari Mitra Wacana.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta mendiskusikan berbagai strategi penguatan program yang berpihak pada kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak. Isu keadilan dan kesetaraan gender menjadi pembahasan utama, mengingat pentingnya memastikan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara setara oleh semua pihak.

Perwakilan dari DP3AP2 DIY menekankan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan program-program pemberdayaan. Sementara itu, perwakilan LPLPP DIY berbagi pengalaman lapangan terkait tantangan dan praktik baik dalam pendampingan komunitas berbasis perspektif gender.
Selain diskusi, pertemuan ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan peningkatan kapasitas, terutama dalam memperkuat pemahaman tentang keadilan dan kesetaraan gender secara kontekstual dan aplikatif.
Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi antara LPLPP DIY dan DP3AP2 DIY, serta mendorong lahirnya program-program yang lebih responsif gender, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Wtn).









