Opini
Dunia yang belum berakhir
Published
1 hour agoon
By
Mitra Wacana
Bulan baru, dipertengahan Muharrom 1448 H.
Sudah menjadi kebiasaan beberapa malam terakhir, aku selalu menuliskan banyak hal, mulai dari perasaan yang kurasakan, keinginan, mimpi, mulai dari yang terkecil, sampai yang terbesar menurutku, juga kegelisahan, apapun yang terlintas saat itu, aku menuliskannya.
Aku ingin berbagi satu hal yang terjadi hari ini, yaitu aku belajar hal baru tentang software dalam dunia bisnis.
Jujur saja, aku suka berdagang. Beberapa kali aku berganti berjualan barang, mulai dari sepatu, baju, cosmestic, skincare, dan terjun ke banyak hal dalam proses penjualan.
Kukira hal itu bisa menjadikan aku senior suatu saat, menjadi bussines women.
Tapi, apa yang aku lakukan bahkan masih jauh dari kata bisnis, aku tak lebih dari seorang penjual.
Bukan hari ini kusadari bahwa aku masih jauh dari seorang pebisnis, dan sejak kusadari, hal itu justru membuat semangatku padam dan aku berhenti.
Sampai pada dihari ini, aku memutuskan untuk kembali, aku mulai belajar hal baru, mengikuti kegiatan seminar aplikasi untuk pebisnis.
Dan malam ini, aku menyadari bahwa dunia hari ini telah berlari dengan kecepatan mengagumkan menurutku, aku yang berhenti saat ini, bahkan tidak berada digaris manapun, bukan di start, bukan di pertengahan, dan sejak aku berhenti, aku hanya menjadi penonton.
Menulis bermacam macam hal beberapa hari terakhir mencungkil sedikit semangat, mengembalikan sesuatu yang selama ini ku simpan rapi, seolah tak ingin seorang mengetahuinya, aku menguburnya di dasar, seolah tak ada harapan untuk kembali.
Sedikit semangat itu bahkan membuatku bertanya pada diriku sendiri, apakah kamu masih yakin untuk terus menjadi penonton?
Tidak kah kamu ingin kembali belajar hal baru? Kembali mencoba banyak hal?
Kembali untuk menjadi salah satu pemain? Menjadi bussines women seperti impianmu?
Kamu mungkin merasa tidak bisa mengikuti kecepatan dunia bertransformasi, tapi bukankah kamu percaya pada TUHAN-MU?
Kecepatan internet, kecepatan dunia, mereka bahkan tidak lebih cepat dari kecepatan cahaya?
Kamu mungkin tidak akan sampai finish yang kamu maksud, karna ukuran dunia luas dan terus bertambah,
Hawa nafsu manusia yang tidak akan pernah merasa puas, terlalu ambisius dan terus menggeser batas,
Tapi bukankah tujuan menjadikan kita lebih hidup?
Apa yang kamu inginkan? Bukankah Kamu ingin Islam kembali berjaya? Kamu ingin Islam tidak hanya kuat dalam keyakinan, tapi Islam juga kuat dari segi finansial, Islam kuat dari segi prinsip2 agama yang diterapkan oleh orang Islam itu sendiri?
Bukankah kamu ingin menciptakan lapangan kerja untuk banyak para santri? Agar para santri juga bergerak diseluruh bidang?
Kamu ingin membantu dakwah dari segi kemapanan ? Agak tak ada lagi pendakwah yang fokusnya terbagi?
Para ulama khusus untuk mengajarkan, para dokter bekerja dengan ketakwaan, polisi , seluruh ilmu dalam Islam menjadi penerapan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan seluruh cita-cita dan harapan yang kamu miliki, kamu hanya ingin melihat dari jauh tanpa terjun?
Sungguh terlalu.
Mulai lah kembali, dan tetaplah berhenti sejenak untuk sekedar memikirkan kembali tujuan, niat,
Teruslah melangkah dan berhenti sejenak untuk melakukan evaluasi, apa yang harus aku buang? Apa yang harusnya di pertahankan? Apa yang harusnya di lakukan selanjutnya?
Ini hanya sebagian tentang hari ku, tapi mungkin bisa jadi pengingat untuk kita bersama, halo Alghzz di masa depan.
Untukmu, siapapun kamu, apapun yang kamu lakukan hari ini, jangan pernah berhenti belajar.
Kamu mungkin ingin menyerah, kamu mungkin merasa lelah, atau terlalu sering melakukan kesalahan sehingga sering menyalahkan diri sendiri,
Kamu hebat sudah bertahan sejauh ini, kamu di jalan yang benar jika kamu benar-benar meyakininya.
Karna dunia ini memang di design untuk ujian, dan selama kita masih bernafas, terus berusaha, tak ada kata gagal.
Gagal sesungguhnya adalah ketika kita memutuskan untuk berhenti belajar.
Dunia tak akan berakhir sampai waktu yang ditentukan, tapi waktu kita akan habis lebih dulu,
Karna garis finish yang pasti bagi kita semua hanyalah kematian. Kegagalan yang sebenarnya adalah ketika kamu tidak melihat hasil apapun setelah hari mu berakhir.
Penulis, Khumaida Ulfa (Makassar)
Opini
Jangan Dicampur! Bahaya Minum Obat Bersama Teh yang Sering Diabaikan
Published
1 hour agoon
2 July 2026By
Mitra Wacana

Naswa rezkyani hermansyah
Mahasiswi Farmasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Minum obat itu penting banget buat menjaga kesehatan dan membantu proses penyembuhan. Tapi, ternyata masih banyak orang yang minum obat bareng teh supaya rasa pahitnya agak “ketutup”. Sekilas sih kelihatan sepele, ya. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak kurang baik, lho! Soalnya, meskipun teh sering dianggap aman diminum kapan saja, kalau barengan sama obat justru perlu diperhatikan lebih serius.
Kandungan Teh yang Dapat Mengganggu Kerja Obat
Teh punya kandungan seperti tanin dan kafein. Nah, tanin ini bisa menghambat penyerapan zat besi sampai cukup besar. Akibatnya, beberapa obat yang mengandung zat besi jadi tidak terserap dengan maksimal, sehingga obat tidak bisa bekerja dengan baik di dalam tubuh.
Selain itu, kandungan kafein dalam teh juga bisa memengaruhi cara kerja beberapa obat dalam tubuh, mulai dari penyerapan sampai pembuangannya. Efeknya bisa bikin respons tubuh jadi berlebihan, seperti rasa cemas, jantung berdebar, bahkan tremor.
Risiko Interaksi Teh Dengan Beberapa Obat
Ada beberapa jenis obat yang berpotensi berinteraksi dengan teh, antara lain:
Obat zat besi: tanin yang terkandung dalam teh dapat mengikat zat besi dalam obat sehingga obat dengan kandungan zat besi tidak dapat terserap secara maksimal oleh tubuh
Obat jantung: kafein yang terkandung dalam teh dapat meningkatkan denyut jantung yang mengakibatkan interaksi dengan obat jantung tertentu
Obat tidur: kafein dalam teh juga dapat mengurangi efektivitas pada obat tidur
Obat saraf atau psikotropika: interaksi teh dapat mempengaruhi cara kerja obat dalam saraf
Apabila obat tidak bekerja dengan optimal, maka proses penyembuhan dapat berlangsung lebih lama, bahkan beresiko tidak berhasil.
Cara Aman Mengonsumsi Obat
Supaya obat bisa bekerja maksimal, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu ikuti:
Pilih air putih sebagai teman minum obat
Kalau tetap ingin minum teh, beri jeda sekitar 1–2 jam setelah atau sebelum minum obat
Jangan lupa ikuti aturan pakai dari tenaga kesehatan
Air putih jadi pilihan terbaik karena tidak mengandung zat yang bisa mengganggu penyerapan obat di dalam tubuh.
Nah ternyata, kebiasaan minum obat pakai teh yang sering dianggap sepele bisa berdampak cukup serius, lho! Kandungan tanin dan kafein dalam teh bisa mengganggu penyerapan dan kerja obat di dalam tubuh, bahkan berpotensi menimbulkan efek samping. Akibatnya, obat jadi kurang maksimal kerjanya dan proses penyembuhan bisa lebih lama.
Supaya hasil pengobatan tetap optimal, yuk biasakan minum obat dengan air putih dan beri jeda kalau ingin minum teh. Dengan langkah sederhana ini, kamu bisa membantu tubuh pulih lebih cepat dan tetap sehat!

Dunia yang belum berakhir

Jangan Dicampur! Bahaya Minum Obat Bersama Teh yang Sering Diabaikan

Lahir Normal vs Sesar: Benarkah Imunitas Bayinya Berbeda?
Trending
Opini24 hours agoMengapa Beberapa Obat Tidak Boleh Dihancurkan? Penjelasan Farmasi Di Balik Bentuk Sediaan Obat
Opini24 hours agoMakan Sehat Bukan Berarti Mahal: Langkah Sederhana Menjaga Tubuh Tetap Bugar
Opini23 hours agoLahir Normal vs Sesar: Benarkah Imunitas Bayinya Berbeda?
Opini24 hours agoIkhtiar Menghidupkan Oposisi Substantif di Tengah Kepungan Koalisi Gemuk
Opini1 hour agoJangan Dicampur! Bahaya Minum Obat Bersama Teh yang Sering Diabaikan








