Berita
Kepala Desa & Kader Tegalrejo sangat Fokus dalam Peningkatan Kesadaran Informasi Kesehatan Reproduksi bagi Perempuan
Published
7 years agoon
By
Mitra Wacana
Senin (20/05/2019), Kepala Desa Tegalrejo Juwairiyah dan Kader Tegalrejo Triyaningsih mengisi talkshow di Radio SMART 102.1 FM Jogja bersama Mitra Wacana. Dalam talkshow tersebut bertemakan “Pendampingan kader di desa dalam meningkatkan kesadaran pentingnya penyampaian informasi Kesehatan Reproduksi bagi perempuan”. Juwairiyah mengatakan pihaknya sangat mendukung peningkatan sumber daya manusia dalam hal ini peningkatan kesadaran masyarakat dalam memahami informasi kesehatan reproduksi. Juwairiyah juga mengatakan dalam pengalokasian anggaran desa Kelurahan Tegalrejo sangat fokus dalam pemberdayaan SDM-nya, terkait meningkatkan pemahaman masyarakat dalam kesehatan reproduksi. Selain itu Ketua kader Tegalrejo Triyaningsih juga mengatakan, setiap harinya kegiatan kader kesehatan di Kelurahan Tegalrejo sangat padat dan penuh dengan kegiatan pemberdayaan dari remaja hingga masyarakat secara keseluruhan. Triyaningsih juga menambahkan, pihaknya sangat menekankan pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini dalam keluarga, secara bertahap dari luang lingkup kesehatan alat reproduksi, pengenalan organ reproduksi, dan lain sebagainya. Harapanya di Kelurahan Tegalrejo tidak ada lagi kehamilan yang tidak diinginkan maupun angka kematian ibu dan bayi.
You may like
Berita
Pertemuan LPLPP DIY dan DP3AP2 DIY Bahas Penguatan Program dan Isu Keadilan serta Kesetaraan Gender
Published
3 days agoon
17 April 2026By
Mitra Wacana
Yogyakarta, 17 April 2026. Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan (LPLPP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pertemuan bersama DP3AP2 DIY pada Jumat (17/4). Pertemuan ini berlangsung dalam suasana dialogis dan kolaboratif, dengan fokus pada penguatan program serta peningkatan kapasitas dalam isu keadilan dan kesetaraan gender.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah peserta, antara lain Rofiqoh Widiastuti S.Sos., M.P.H (Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan) Farida Kartini (P), Renny A. Frachesty (P) Mida Mardhiyah (P) dari SRI Institute, serta Wahyu Tanoto (L) dari Mitra Wacana.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta mendiskusikan berbagai strategi penguatan program yang berpihak pada kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak. Isu keadilan dan kesetaraan gender menjadi pembahasan utama, mengingat pentingnya memastikan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara setara oleh semua pihak.

Perwakilan dari DP3AP2 DIY menekankan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan program-program pemberdayaan. Sementara itu, perwakilan LPLPP DIY berbagi pengalaman lapangan terkait tantangan dan praktik baik dalam pendampingan komunitas berbasis perspektif gender.
Selain diskusi, pertemuan ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan peningkatan kapasitas, terutama dalam memperkuat pemahaman tentang keadilan dan kesetaraan gender secara kontekstual dan aplikatif.
Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi antara LPLPP DIY dan DP3AP2 DIY, serta mendorong lahirnya program-program yang lebih responsif gender, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Wtn).










