web analytics
Connect with us

Berita

Penyusunan Laporan Masyarakat Sipil Indonesia untuk Proses Review Indonesia dalam Sesi 39 UN Committe on Migrant Workers

Published

on

Ketua Dewan Pengurus Mitra Wacana Dra. Istiatun ,M.A menjadi salah satu narasumber dalam Penyusunan Laporan Masyarakat Sipil Indonesia untuk Proses Review Indonesia dalam Sesi 39 UN Committe on Migrant Workers yang akan diselenggarakan Rabu, 30 Oktober 2024 di The Sunan Hotel Solo, Surakarta.

Pada tanggal 2 – 13 Desember 2024 akan berlangsung sesi 39 sidang Committee on Migrant Workers. Dalam sesi ini Indonesia akan direview dan dievaluasi komitmennya dalam menjalankan implementasi Konvensi PBB tentang Pelindungan Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya. Migrant CARE sebagai Masyarakat sipil yang bekerja untuk advokasi pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran selama ini aktif dalam memantau komitmen pemerintah Indonesia sebagai negara pihak Konvensi PBB tentang Pelindungan Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya.

Menyikapi akan berlangsungnya sesi 39 sidang Committee on Migrant Workers, Migrant CARE berencana untuk Menyusun laporan alternatif Masyarakat sipil Indonesia. Bahan dasar laporan tersebut berasal dari catatan – catatan kunci concluding observation dan akan dilengkapi dengan update situasi terkini pekerja migran Indonesia dari sisi tata Kelola, dampak perubahan iklim, kerentanan –kerentanan baru pekerja migran, isu keamanan dan kebebasan serta perspektif GEDSI dan interseksionalitas.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Berita

National Youth Leader: Mempersatukan Konten Kreator Muda Indonesia Melawan Perdagangan Orang

Published

on

Mitra Wacana laksanakan agenda National Youth Leader untuk konten kreator muda dari berbagai daerah di Indonesia dari Sumatera Utara (Medan), Kalimantan Barat (Pontianak), NTT (kupang), Maluku Utara (Ternate) dan berbagai provinsi lainya dari Jawa Barat-Jawa Timur. Kegiatan ini berupaya membekali pemimpin muda dengan pengetahuan dan keterampilan penting dalam memerangi perdagangan orang, memahami isu perdagangan orang, dan memanfaatkan platform digital. NYL dilaksanakan selama tiga hari dari 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Hotel Lamora Sagan.

Dalam kegiatan ini peserta dibekali materi-materi terkait isu perdagangan orang. Peserta di ajak mengenali kerangka kerja TPPO dan strategi pencegahan, perspektif gender dalam dukungan korban TPPO, kebijakan pemberantasan perdagangan orang di Indonesia, manajemen media sosial untuk advokasi serta keamanan digital untuk aktivis muda dan media sosial dalam melihat isu perdagangan orang di Indonesia saat ini.

National Youth Leader menghadirkan sejumlah pakar untuk menjadi narasumber. Sri Wiyanti Eddyono (Pengajar Fakultas Hukum UGM) berbicara tentang kebijakan pemberantasan perdagangan orang di Indonesia Dan  Afdillah Chudiel dari Greenpeace Indonesia berbagi tentang strategi kampanye efektif. Peserta juga mendapatkan materi keamanan digital dari Combine. Dari Mitra Wacana sebagai penyelenggara yang di dukung Misereor menghadirkan narasumber Wahyu Tanoto selaku Ketua Dewan Pengurus Mitra Wacana  yang  juga menjelaskan tentang gender dalam TPPO. NYL juga membekali peserta dengan materi-materi berkaitan dengan kampanye anti perdagangan online di media sosial. Kampanye anti perdagangan orang sangat penting di lakukan oleh orang muda. Wahyu Tanoto menyampaikan “Kami mengajak anak muda untuk menyuarakan kembali isu perdagangan orang. Banyak anak muda yang terjebak dalam situasi seperti itu tanpa mereka sadari”.

Di hari pertama peserta dipahamkan dengan subtansi isu perdagangan orang oleh Muazim selaku Project Manager PTPPO Mitra Wacana. Di akhir sesi peserta diajak untuk membuat kampanye media sosial untuk melawan perdagangan orang yang di dampingi oleh Robi Setiyawan selaku koordinator kegiatan. Video kampanye tersebut dipublikasikan melalui platform istagram sehingga dapat menjangkau publik pengguna media sosial. Dalam sesi kampanye efektif, Afdillah Chudiel menyampaikan bahwa kampanye bertujuan untuk menjadikan orang yang tidak tahu menjadi tahu, menjadikan orang yang sudah tahu menjadi peduli dan mendorong orang yang sudah memiliki kepedulian untuk melakukan aksi.

Wiji

Continue Reading
Advertisement NYL2026
Advertisement
Advertisement

Twitter

Trending