Kulonprogo
Pertemuan Rutin P3A Pesisir Desa Banaran
Published
7 years agoon
By
Mitra Wacana
(Ivi/Mitra Wacana) Pertemuan rutin P3A Pesisir Desa Banaran Kulon Progo Yogyakarta dilaksanakan tanggal 12 September 2019 di kediaman Siti Umayah pedukuhan 9 pada pukul 14.00 WIB. Pertemuan kali ini membicarakan mengenai keterlibatan P3A Galur dalam kegiatan gebyar kesehatan reproduksi yangg akan dilaksanakan oleh mitra wacana dan IPAS pada tanggal 14-15 September mendatang. Beberapa anggota P3A berpartisipasi untuk menjual produk-produknya seperti kerajinan tangan, produk jadi, makanan dan sebagainya dalam acara gebyar kesehatan reproduksi.
[15:40, 9/12/2019] Mbak Ivi CO KO: Pertemuan rutin P3A Pesisir Desa Banaran Kulon Progo Yogyakarta dilaksanakan tanggal 12 September 2019 di kediaman Siti Umayah pedukuhan 9 pada pukul 14.00 WIB.

Pertemuan kali ini membicarakan mengenai keterlibatan P3A Galur dalam kegiatan gebyar kesehatan reproduksi yangg akan dilaksanakan oleh mitra wacana dan IPAS pada tanggal 14-15 September mendatang. Beberapa anggota P3A berpartisipasi untuk menjual produk-produknya seperti kerajinan tangan, produk jadi, makanan dan sebagainya dalam acara gebyar kesehatan reproduksi.
Beberapa anggota P3A pesisir juga merupakan kader posyandu yang akan melaksanakan kegiatan studi banding di gunung kidul, yogyakarta mengenai posyandu. Kegiatan ini terlaksana berkat bekerja sama bersama LIPI.

Selain itu P3A pesisir juga berencana akan mulai membuat sosial media yang bertujuan sebagai wadah perkembangan praktik jurnalistik. Diharapkan pula anggota P3A dapat menjadi anggota BPD khusus sebagai wakil perempuan.
You may like
Berita
P3A dan Media Desa Galur melaksanakan Pelatihan Keuangan Keluarga
Published
2 years agoon
31 January 2024By
Mitra Wacana
Oleh Yunia Andini
Pada tanggal 18-19 Januari 2024, P3A dan Media Desa Galur telah melaksanakan Pelatihan Keuangan Keluarga. Pelatihan ini diadakan di Resto Bukit Cubung dan dihadiri oleh sepuluh anggota P3A dan dua anggota Media Desa.

Pada hari pertama, CO memetakan harapan dan kekhawatiran peserta. Beberapa harapan dari peserta antara lain, dapat mengelola keuangan, dapat mengetahui bagaimana mengelola keuangan di keluarga, biar keuangan gak amburadul, mendapat solusi dari lebih besar pasak daripada tiang, bisa memisahkan uang untuk usaha dan rumah tangga, pemasukan dan pengeluaran dapat dicatat secara rinci.
Sedangkan kekhawatiran dari peserta meliputi belum bisa menyesuaikan materi hari ini, tidak ada pendapatan kurang, kehujanan dan ada angin, tidak bisa menyisihkan uang belanja atau boros, kurang bisa menyerap ilmu dalam kehidupan sehari-hari, tidak ada waktu membuat anak jadi masalah dalam keluarga, pulang terlalu sakit, dan hujan deras, kurang fokus, tidak dapat mempraktikan ilmu.
Berdasarkan harapan dan kekhawatiran yang muncul dari peserta CO kemudian membuat kontrak belajar, yang disepakati oleh seluruh peserta. Kontrak belajar ini bertujuan untuk membantu mencapai harapan dan meminimalkan kekhawatiran.
Setelah menyepakati kontrak belajar, sesi selanjutnya adalah mengirimkan materi oleh Mbak Elva Delvia. Hal-hal yang disampaikan Mbak Elva antara lain masalah keuangan, apa itu pengelolaan keuangan rumah tangga, mengapa pengelolaan keuangan rumah tangga itu penting, bagaimana mengelola keuangan rumah tangga, tahapan-tahapan pengelolaan keuangan rumah tangga, perencanaan, dan langkah-langkah menyusun perencanaan .

Pada tahap penyampaian materi ini, peserta juga aktif dalam forum. Mereka banyak membagikan bagaimana tantangan-tantangan dalam mengelola keuangan keluarga selama ini. Peserta juga aktif bertanya kepada pemateri seputar pengelolaan keuangan keluarga.
Aktivitas peserta selanjutnya adalah praktik. Pada sesi praktik ini peserta diminta untuk mempraktekan bagaimana menentukan impian dan membuat perencanaan keuangan rumah tangga. Hasil praktik dari peserta akan direview pada hari selanjutnya.
Di hari kedua, yaitu tanggal 19 Januari 2024. Kegiatan dimulai dengan mereview materi pada hari pertama. CO memilih peserta secara acak, dan menanyakan materi apa yang paling diingat pada pelatihan hari pertama. Jawaban dari peserta antara lain adalah tabungan sebaiknya direncanakan di awal, bukan sisa dari penghasilan bulanan. Ada juga yang menjawab tahapan-tahapan perencanaan. Lalu ada yang menjawab, bagaimana merencanakan impian keluarga, agar bisa direncanakan.
Selanjutnya adalah pemaparan materi oleh Mbak Mona Iswandari beberapa hal yang disampaikan Mbak Mona antara lain, bagaimana cara menyalurkan keuangan rumah tangga dan pentingnya memiliki keuangan yang sehat, serta apa saja ciri-ciri keuangan yang sehat.
Pada hari kedua sesi prakteknya adalah bagaimana cara menghitung apakah keuangan keluarga setiap peserta sehat atau tidak dan apa saja indikatornya.

Pada pelatihan kali ini, kami sangat mengapresiasi semangat belajar P3A dan Media Desa Galur, karena pelatihan ini diadakan bersamaan dengan terjadinya badai Anggrek yang menerpa hampir di seluruh wilayah DIY. Meski angin kencang dan hujan deras, serta baju setengah basah, mereka tetap hadir dan antusias selama pelatihan.










