web analytics
Connect with us

Berita

Audit Eksternal Program PTPPO

Published

on

Waktu dibaca: < 1 menit

Audit eksternal keuangan Lembaga merupakan pemeriksaan keuangan Lembaga yang dilakukan oleh pihak luar atau Kantor Akuntan Publik (KAP). Tujuan dari audit eksternal ini antara lain melihat keakuratan dokumen keuangan yang dimiliki oleh sebuah Lembaga dan memastikan tidak ada penyimpangan yang dilakukan oleh Lembaga dalam pengelolaan keuangannya.

Senin (23/1/2023) Mitra Wacana melaksanakan audit eksternal yang direncanakan selama 3 hari. Audit Eksternal dilakukan oleh KAP S. Manan Ardiansyah dan Rekan untuk pelaksanaan program Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kulon Progo. Audit eksternal dilakukan secara rutin setiap 6 bulan sekali. Dalam pembukaan Audit Eksternal ini dihadiri oleh Istiatun Ketua Dewan Pengurus Mitra Wacana, Sekretaris Lembaga, Project Manager, Community Organizer dan beberapa staff Mitra Wacana.

Ashar selaku Auditor dari KAP S. Manan menyampaikan bahwa di hari pertama dia akan memerika semua dokumen 100 % dengan melihat dokumen satu per satu. Kemudian di hari ke dua dia akan memverifikasi semua dokumen dengan mengunjungi komunitas dampingan Mitra Wacana di beberapa desa. Dan di hari ke tiga auditor akan menyampaikan hasil temuan selama audit.

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

AUDIENSI DENGAN PJ BUPATI, MITRA WACANA FOKUS MENDORONG RAD DAN STRUKTUR GT TPPO

Published

on

Waktu dibaca: 2 menit

Muhammad Mansur

Isu TPPO akhir ini cukup mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupten Kulonprogo. Hal itu terlihat dengan diterbitkannya Peraturan Bupati No. 144 Tahun 2021 tentang Gugus Tugas TPPO. Mengingat perkembangan Kulonprogo menuju daerah aeropolis dengan hadirnya bandara internasional di Kulonprogo. Dimana dampaknya selain kemajuan ekonomi dan pembangunan, ada juga kerentanan masalah sosial seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Hal ini disampaikan oleh kepala dinas sosial Drs.Yohanes Irianta M.Si dalam pembukaan acara audiensi pada jum’at, 27 Januari 2023 pukul 10.00 WIB.

“Dengan hadirnya bandara YIA, Kulonprogo menjadi wilayah aeropolis yang punya kerentanan terhadap TPPO, bahkan dari informasi yang kami dapat ada 10 titik di wilayah kita yang rentan terhadap TPPO” ungkap beliau.

Kegiatan audiensi yang diinisiasi oleh Mitra Wacana ini turut dihadiri OPD Kabupaten Kulonprogo yang menjadi anggota gugus tugas TPPO. Kegiatan yang bertempat di ruang menoreh kantor bupati ini memaparkan tentang urgensi peran Gugus tugas TPPO, dan juga persoalan dalam gugus tugas yang masih belum jelas strukturnya.

Muazim manager program Mitra Wacana untuk pencegahan TPPO di Kulonprogo memaparkan proses pendampingan yang dilakukan di Kulonprogo dan kerjasama dengan Dinsos PPA untuk advokasi kebijakan.

” Kami sudah lama menjalin kerjasama dengan Dinsos dan OPD di Kulonprogo hingga terbitnya perbub tentang gugus tugas, namun masih banyak yang mesti dilakukan terutama siapa yang kemudian diduduk dalam struktur dan rencana aksi dari gugus tugas ini” ungkapnya dalam pemaparan.

Pemaparan tentang bagaimana urgensi peran gugus tugas mendapatkan respon positif dari Pejabat Bupati Drs. Tri Saktiayana M.Si. bahwa dalam rangka melindungi warganya negara harus hadir ditengah masyarakat sebagaimana amanat tujuan kita bernegara.

“Tujuan hadirnya negara itu melindungi warga, menyejahterakan rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut menjaga ketertiban dunia. Hadirnya perbub gugus tugas ini bagian dari itu semua.  Silahkankan dipercepat saja, karena landasan konstitusionalnya sudah kuat”. Tegas beliau dalam arahannya kepada OPD Kulonprogo.

Hasil audiensi ini rencananya akan ditindaklanjuti dengan workshop untuk membahas rencana aksi daerah dan memperjelas struktur dalam gugus tugas TPPO.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Twitter

Trending

EnglishGermanIndonesian