Berita
Audit Eksternal Program PTPPO
Published
3 years agoon
By
Mitra Wacana
Audit eksternal keuangan Lembaga merupakan pemeriksaan keuangan Lembaga yang dilakukan oleh pihak luar atau Kantor Akuntan Publik (KAP). Tujuan dari audit eksternal ini antara lain melihat keakuratan dokumen keuangan yang dimiliki oleh sebuah Lembaga dan memastikan tidak ada penyimpangan yang dilakukan oleh Lembaga dalam pengelolaan keuangannya.
Senin (23/1/2023) Mitra Wacana melaksanakan audit eksternal yang direncanakan selama 3 hari. Audit Eksternal dilakukan oleh KAP S. Manan Ardiansyah dan Rekan untuk pelaksanaan program Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kulon Progo. Audit eksternal dilakukan secara rutin setiap 6 bulan sekali. Dalam pembukaan Audit Eksternal ini dihadiri oleh Istiatun Ketua Dewan Pengurus Mitra Wacana, Sekretaris Lembaga, Project Manager, Community Organizer dan beberapa staff Mitra Wacana.
Ashar selaku Auditor dari KAP S. Manan menyampaikan bahwa di hari pertama dia akan memerika semua dokumen 100 % dengan melihat dokumen satu per satu. Kemudian di hari ke dua dia akan memverifikasi semua dokumen dengan mengunjungi komunitas dampingan Mitra Wacana di beberapa desa. Dan di hari ke tiga auditor akan menyampaikan hasil temuan selama audit.
You may like
Berita
Pertemuan LPLPP DIY dan DP3AP2 DIY Bahas Penguatan Program dan Isu Keadilan serta Kesetaraan Gender
Published
4 days agoon
17 April 2026By
Mitra Wacana
Yogyakarta, 17 April 2026. Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan (LPLPP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pertemuan bersama DP3AP2 DIY pada Jumat (17/4). Pertemuan ini berlangsung dalam suasana dialogis dan kolaboratif, dengan fokus pada penguatan program serta peningkatan kapasitas dalam isu keadilan dan kesetaraan gender.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah peserta, antara lain Rofiqoh Widiastuti S.Sos., M.P.H (Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan) Farida Kartini (P), Renny A. Frachesty (P) Mida Mardhiyah (P) dari SRI Institute, serta Wahyu Tanoto (L) dari Mitra Wacana.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta mendiskusikan berbagai strategi penguatan program yang berpihak pada kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak. Isu keadilan dan kesetaraan gender menjadi pembahasan utama, mengingat pentingnya memastikan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara setara oleh semua pihak.

Perwakilan dari DP3AP2 DIY menekankan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan program-program pemberdayaan. Sementara itu, perwakilan LPLPP DIY berbagi pengalaman lapangan terkait tantangan dan praktik baik dalam pendampingan komunitas berbasis perspektif gender.
Selain diskusi, pertemuan ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan peningkatan kapasitas, terutama dalam memperkuat pemahaman tentang keadilan dan kesetaraan gender secara kontekstual dan aplikatif.
Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi antara LPLPP DIY dan DP3AP2 DIY, serta mendorong lahirnya program-program yang lebih responsif gender, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Wtn).









