Arsip
Profil Desa Grabag Kabupaten Purworejo
Published
14 years agoon
By
Mitra Wacana
Nama Desa : Grabag
Kepala Desa : Rani Sumadyaningrum
Sekretaris Desa : Budi Hartono
Aparat Desa
1) Suprapto
2) Tati
3) W. Hadi Suwito ( Kaum )
4) Sutiyono ( Kaum )
5) Kaur Pemerintah : Herman M.
6) Kaur Ekbang : M.Fadlan
7) Kaur Kesra : Supangat
8) Kaur Keuangan : Widyo Sucipto
9) Kaur Umum : Puji Susanto
10) Kadus 1 : Wahyono
11) Kadus 2 : Puji Asmito
12) Kadus 3 : Legiman
13) Kadus 4 : Yulianto
14) Kadus 5 : Mardiyanto
15) Kadus 6 : S. Basuki
Luas wilayah desa : 338,100 Ha
Batas Desa
– Utara : Desa Sangubanyu
– Timur : Desa Roworejo, Tunggul rejo
– Selatan : Desa Aglik
– Barat : Desa Banyuoso
Pertanahan
a) Tanah kas desa : 30,00 Ha
b) Tanah bersertifikat : 78 buah 4,8 Ha
Perumahan
a) Permanen : 400 buah
b) Semi Permanen : 190 buah
c) Non Permanen : 135 buah
Jumlah Penduduk
a) Laki – laki : 1818 orang
b) Perempuan : 1874 orang
c) Jumlah total : 3692 orang
d) Kepala Keluarga : 944 KK
Pendidikan
a) Lulusan pendidikan umum : 2102 orang
b) Lulusan pendidikan khusus : 56 orang
Kelompok Pendidikan Berdasar Usia
a) 04 – 07 tahun : 318 orang
b) 07 – 12 tahun : 260 orang
c) 13 – 15 tahun : 230 orang
Agama
a) Agama Islam : 3659 orang
b) Agama Kristen : 12 orang
c) Agama Khatolik : 6 orang
Bangunan tempat ibadah
a) Masjid : 2
b) Mushola : 8
c) Gereja : 0
Jumlah RT :15, Jumlah RW : 6
Mata Pencaharian
a) Karyawan (PNS) : 126 orang
b) TNI : 64 orang
c) POLRI : 615 orang
d) Tani : 669 orang
e) Buruh tani : 364 orang
f) Pertukangan : 67 orang
g) Pensiunan : 81 orang
Jenis Usaha
a) Home industri gula merah,
b) Pedagang
c) membuat snack tradisional
d) penggilingan padi
e) pengepul kelapa
f) pengepul bawang merah
g) pengepul telur
Arsip
Kunjungan Koordinasi Penguatan Jejaring Sosial di Kantor Mitra Wacana
Published
2 weeks agoon
4 April 2026By
Mitra Wacana
Kegiatan kunjungan koordinasi dan penguatan jejaring dalam rangka pengumpulan data Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Cluster Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang dilaksanakan pada Jumat (3/4) di kantor Mitra Wacana.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas yang diterbitkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial.
Tim yang ditugaskan dalam kegiatan ini adalah Peddy dan Fahmi dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (Dit-Rehsos-RTS & KPO). Kehadiran tim bertujuan untuk melakukan koordinasi langsung serta memperkuat jejaring kerja sama dengan lembaga pendamping di tingkat lapangan.

Kunjungan tersebut diterima oleh Wahyu Tanoto selaku Ketua Mitra Wacana, bersama beberapa staff: Muazim, Mansur, dan Ruli. Dalam suasana dialog yang terbuka, pihak Mitra Wacana memaparkan profil organisasi, termasuk visi, misi, serta ruang lingkup kerja yang selama ini berfokus pada isu kemanusiaan dan pelindungan kelompok rentan.
Selain itu, Mitra Wacana juga berbagi pengalaman dalam melakukan pendampingan dan advokasi, khususnya terkait isu perdagangan orang. Berbagai praktik baik (best practices), tantangan di lapangan, serta strategi intervensi yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam diskusi tersebut.
Hal ini memberikan gambaran nyata mengenai dinamika kasus serta kebutuhan riil yang dihadapi korban.
Diskusi berlangsung interaktif dengan penekanan pada pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik antara pemerintah, lembaga masyarakat sipil, maupun komunitas lokal.
Pendekatan partisipatif dinilai menjadi kunci dalam menghasilkan data yang akurat sekaligus memperkuat respons perlindungan sosial.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendamping, sehingga upaya pencegahan dan penanganan korban perdagangan orang dapat dilakukan secara lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan.
Kunjungan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi dan memperluas kerja sama di masa mendatang. (Tnt).








kartowirdjo
12 December 2015 at 10:48 pm
Assalamu’alaikum wr wb.
Tumpah darah saya adalah dari Desa, Kec. Grabag artinya saya dilahirkan di desa tersebut tepatnya Minggu Kliwon, 20 Januari 1957.
Saya sangat bersyukur dilahirkan dan sampai sekarang Allah SWT masih memberikan kesehatan, iman dan taqwa, sehingga saya mengingat 58 tahun terlewati, namun setiap pulang ke kampung halaman terasa prihatin, karena perkembangan terkait dengan pembangunan belum menyentuh desa dimaksud. Untuk itu smg para pemimpin (pangembatin projo) untuk lebih semangat dan serius untuk memperjuangkan membangun desa yang saya cintai. mengingat perkembangan desa-desa lain menurut saya cukup lumayan pembangunan fisik, namun desa Grabag belum.
Demikian unek-unek saya semenjak Ibu Lurah terpilih menjadi Kepala Desa da waktu itu (sudah lama) saya sowan dan bertemu langsung dengan memberikan selamat dan memberikan masukan terkait dengan perjuangan untuk desa Grabag. ……….
kartowirdjo
12 December 2015 at 10:48 pm
Assalamu’alaikum wr wb.
Tumpah darah saya adalah dari Desa, Kec. Grabag artinya saya dilahirkan di desa tersebut tepatnya Minggu Kliwon, 20 Januari 1957.
Saya sangat bersyukur dilahirkan dan sampai sekarang Allah SWT masih memberikan kesehatan, iman dan taqwa, sehingga saya mengingat 58 tahun terlewati, namun setiap pulang ke kampung halaman terasa prihatin, karena perkembangan terkait dengan pembangunan belum menyentuh desa dimaksud. Untuk itu smg para pemimpin (pangembatin projo) untuk lebih semangat dan serius untuk memperjuangkan membangun desa yang saya cintai. mengingat perkembangan desa-desa lain menurut saya cukup lumayan pembangunan fisik, namun desa Grabag belum.
Demikian unek-unek saya semenjak Ibu Lurah terpilih menjadi Kepala Desa da waktu itu (sudah lama) saya sowan dan bertemu langsung dengan memberikan selamat dan memberikan masukan terkait dengan perjuangan untuk desa Grabag. ……….
kartowirdjo
12 December 2015 at 10:52 pm
1. Sugeng ndalu Ibu Rani Summadiyaningrum, nyuwun pangapunten inggih, mugi2 kerso pangaupro manawi kulo kirang prayogi.
2. Salam kagem keng Ibu Yuli lan selamat kabaripun unggul ing Pilkada
3. Nuwun