web analytics
Connect with us

Uncategorized @id

Mitra Wacana Kembangkan Layanan Informasi Berbasis Web

Mitra Wacana WRC

Published

on

dokumentasi pelatihan menulis berita MW

This post is also available in: Indonesia

Waktu dibaca: < 1 menit

Pusat Layanan Informasi Perempuan (PLIP) Mitra Wacana mengembangkan layanan informasi menggunakan teknologi berbasis web. Pada awal 2012, Mitra Wacana menggandeng COMBINE Resource Institution (CRI) untuk membangun sistem dan pengembangan kapasitas lembaga dalam mengelola informasi.

Sebagai tindak lanjut kerjasama, pada 22 Mei 2012 Mitra Wacana mengadakan pelatihan memanfaatkan website di www.mitrawacana.or.id di Sekretariat Mitra Wacana Jalan Jalan Pelem Wulung No. 42, Gedongan Baru, Banguntapan, Bantul. Acara ini difasilitasi oleh Yossy Suparyo, Koordinator Knowledge Management CRI, dan dikuti oleh para pegiat Mitra Wacana.

Sistem tersebut mampu mengolah konten berupa teks, gambar, audio, video, e-book, dan sosial media. Menurut Direktur Mitra Wacana, Titik Istiyawatun Khasanah, seluruh kerja lembaga akan dikelola secara online yang memudahkan kerja-kerja antardaerah. Pengembangan sistem itu juga bertujuan untuk memenuhi kewajiban lembaga atas undang-undang keterbukaan informasi publik.

“Mitra Wacana merupakan badan publik yang harus memberikan laporan kinerjanya pada publik. Melalui web lembaga, publik bisa berinteraksi dengan Mitra Wacana dengan lebih feksibel,” ujarnya.

Pelatihan ini akan rutin diadakan untuk mengingkatkan kapasitas pegiat Mitra Wacana dalam menggunakan media-media informasi untuk penguatan gerakan perempuan. Selain itu, Mitra Wacana akan membangun laboratorium media untuk mendukung kerja pusat sumber daya perempuan dan layanan rujukan bagi korban kekerasan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pola Asuh Anak di Masa Pandemi Covid-19

Mitra Wacana WRC

Published

on

This post is also available in: Indonesia

Waktu dibaca: 2 menit

   

Ada apa dengan KPK ?

Agus Rahmad Hidayat
Mahasiswa Magang

Selasa (29/06/2021), Pada Sinau Sareng#34 Mitra Wacana kali ini menghadirkan Yusmashfiyah, S.Ag., MPd. (CO-Founder Karima Center For Parenting Literacy) di Podcast Mitra Wacana membahas tema “Pola Asuh Anak di masa Pandemi Covid-19 selama satu jam lebih. 

Tema ini diambil seiring dengan penyebaran wabah Covid-19 yang belum usai selama satu tahun lebih yang merubah kebiasaan kita sehari-hari. Ada begitu banyak dampak yang dirasakan  selama  wabah covid-19 mulai dari kegiatan berkumpul dibatasi, pembelajaran jarak jauh dan himbauan untuk bekerja di rumah. Sementara itu imbauan untuk menjaga jarak fisik yang aman dari orang lain terus diserukan. Situasi ini tidak mudah bagi siapapun, khususnya orang tua dalam mengasuh anaknya. 

Dalam Sinau Sareng tersebut, Yusmashifyah mengungkapkan bahwa pademi ini saat ini berdampak pada beberapa hal dalam kehidupan kita.  Dampak kesehatan mental yang terganggu akibat banyaknya pemberitaan media terkait covid-19 yang belum tentu benar dan terkadang membuat kita takut. Selain itu Covid-19 berdampak pada sektor ekonomi yang mengakibatkan terbatasnya akses untuk bekerja, keluar rumah maupun fluktuasi secara keuangan sangat berbeda pada kondisi sebelumnya. Orang tua juga harus memberikan edukasi kepada anak tentang bahayanya Covid-19 agar terhindar dari penularan virus tersebut.

Dampak-dampak tersebut sangat berpengaruh pada siklus kehidupan kita terutama di keluarga yang berdampak pada meningkatnya tekanan atau beban dalam keluarga yang mempengaruhi psikologi orang tua. Dampak psikologi ini terkadang membuat kedua orang tua mudah tersulut emosinya ketika anak melakukan kesalahan, dampak-dampak tersebut sedikit banyak berubah pada pola asuh anak oleh kedua orang tua. 

Dimasa pademi ini orang tua harus lebih sensitif terhadap kondisi mental anak karena sebelum ada wabah ini mereka biasa bermain dengan teman-temannya setiap saat tetapi saat ini hampir dua tahun mereka tidak bisa melakukannya.

Disini asa asi asuh sangat penting bagi anak, memberikan stimulasi untuk perkembangan anak, memberikan kasih sayang walaupun beban semakin meningkat, mengajak anak bermain dengan memanfaatkan fasilitas di rumah orang tua harus responsif dan kreatif. 

Disini ada peran ayah dan ibu yang harus dilakukan, pengasuhan bukan peran ibu saja tetapi kehadiran dan kasih sayang ayah dalam mengasuh anak sangat dibutuhkan.  

Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari peran kedua orang tua di saat pandemi ini, anak bisa melihat iklim yang harmonis tercipta dalam keluarga sehingga membuat nyaman berada di rumah. Pola asuh anak ini sangat menentukan terhadap tumbuh kembang anak sehingga  orang tua harus berhati-hati dalam menjaga pola asuh tanpa kekerasan. 

Continue Reading

Who is Online

No one is online right now

Advertisement
Advertisement

Twitter

Trending

Mari bergabung bersama Mitra Wacana

Silahkan bergabung dan menjadi bagian dari Mitra Wacana.
Akan ada penghargaan untuk tulisan yang terpilih.
Terima Kasih

Gabung