web analytics
Connect with us

Kulonprogo

P3A Rengganis Sosialisasi Gender di Padukuhan Karang Wetan, Salamrejo

Published

on

P3A Rengganis Sosialisasi Gender di Padukuhan Karang Wetan, Salamrejo

Pusat Pembelajaran Perempuan dan Anak (P3A) Rengganis mengadakan sosialisasi tentang pengetahuan gender dasar di Padukuhan Karang Wetan, Kalurahan Salamrejo pada sabtu, 6 januari 2024. Sosialisasi ini dihadiri sekitar 45 orang PKK dari Padukuhan Karang Wetan. Adapun yang bertugas sebagai nara sumbernya ialah Bu Sekti, dan Mbak Irawati sebagai MC sekaligus notulensi.

Acara diawali dengan pembukaan dan perkenalan singkat tentang P3A Rengganis berikut kegiatan dan aktivitas yang dilakukan oleh P3A Rengganis. Setelah itu, acara langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi gender dasar oleh Bu Sekti.

P3A Rengganis Sosialisasi Gender di Padukuhan Karang Wetan, SalamrejoDalam proses sosialisasi, sangat terlihat bahwa sebagian besar peserta baru pertama kali mendengar istilah gender. Bahkan terdapat satu peserta yang sudah berusia senja bernama bu Jikul kesulitan menyebutkan kata gender sehingga menjadi Legender (kerupuk dari sisa nasi). Hal ini menjadikan tantangan bagi P3A Rengganis  bagaimana menjelaskan tentang gender kepada peserta agar mudah dimengerti. Kegiatan sosialisasi ini menjadi referensi baru terkait pengetahuan kelompok tentang isu gender di masyarakat Salamrejo.

Sepanjang penjelasan bu Sekti mengenai gender, peserta mendengarkan dengan baik, meskipun beberapa peserta yang sudah lanjut usia mengalami kesulitan memahami materi gender. Seperti bu sasmi yang masih bingung dengan pembahasan gender karena belum familiar dengan istilah itu. Namun juga ada bu Nina yang merupakan mantan staff di Rifka Annisa yang sudah banyak memahami isu gender.

Tantangan yang  dihadapi oleh P3A Rengganis selama kegiatan antara lain tempat yang kurang kondusif dan beberapa peserta yang terkesan tidak antusias untuk mengetahui tentang isu gender. Bagi P3A Rengganis, ini adalah hal wajar karena ini baru pertama kali mereka mendapatkan sosialisasi. (alfi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

P3A Rengganis melakukan Asistensi Administrasi Organisasi & Analisis SWOT

Published

on

Oleh Alfi Ramadhani

Minggu, 28 Januari 2024 P3A Rengganis melakukan Asistensi administrasi organisasi. Dalam pertemuan kali ini dihadiri banyak peserta dari anggota P3A Rengganis, suami, dan bahkan anak-anak anggota karena memang tidak ada batasan atau larangan membawa anggota keluarga. Terlebih lagi karena kegiatan dilakukan di hari Minggu yang merupakan hari keluarga bagi mereka. Jadi selama orang tua melakukan diskusi, anak-anak bermain disekitar lokasi, dengan pengawasan.

Acara dipandu oleh MC yaitu mbak Atun. Meski mbak Atun masih malu-malu, namun akhirnya bersedia menjadi MC. Acara ddibuka dengan berdoa menurut kepercayaan yang dianut, selanjutnya adalah perayaan ketua P3A Rengganis. Dalam Berbagai Bu Sekti merasa senang karena kelompok sangat kompak hadir pada hari ini, bahkan membawa orang-orang ke rumahnya. Ini menampilkan bahwa P3A Rengganis ini adalah keluarga. Mungkin baru pak Harijo dan mas Ari yang mau hadir sebagai suami dari anggota P3A.

Acara selanjutnya adalah Asistensi yang difasilitatori oleh CO. Co menjelaskan apa arti asistensi itu dan tujuan. Setelah itu juga menjelaskan pentingnya kelengkapan administrasi di dalam sebuah kelompok. Setelah berdiskusi, Co menyimpulkan bahwa sebenarnya anggota sudah paham tentang pentingnya kelengkapan administrasi, namun karena kekurangan anggota, sehingga banyak yang mendobel kerjaan. Bu Udi mengatakan bahwa meskipun orangnya sedikit tetapi bisa memberikan semua kebutuhan. Hal ini dinilai positif, karena kualitas kelompok dapat diandalkan. Namun negatifnya adalah jika ada satu atau dua orang saja yang tidak datang, maka akan keteteran. Sehingga, diharapkan anggota lain bisa belajar untuk melakukan tugas-tugas seperti MC dan notulensi.

 

Melihat banyaknya anggota yang datang pada pertemuan ini, dan masih ada banyak waktu untuk berdiskusi. Bersama menyepakati kepada peserta untuk menganalisis kondisi kelompok. Hal ini juga ditujukan untuk menambah rasa kepemilikan kelompok bagi anggota yang baru.

Sebelum memulai, ada icebreaking terlebih dahulu untuk meningkatkan konsentrasi. Setelah itu anggota dibagian menjadi 2 kelompok dengan berhitung. Setiap kelompok diminta untuk menganalisis kondisi P3A Rengganis dengan SWOT. Setelah itu, setiap kelompok mendiskusikan hasil diskusi mereka. Setiap orang mendapat giliran menyampaikan poin dan menjelaskan poin yang dimaksud. Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri anggota, terutama yang masih baru dan belum berani untuk menyuarakan pendapat.
Acara dilanjutkan dengan diskusi dan diskusi serta penyampaian pendapat terkait apa yang dipresentasikan kelompok. Acara ditutup oleh CO dan dilanjutkan dengan yang lain-lain. Lain-lain diisi dengan pengumuman dari Bu Sekti tentang acara pembuatan proposal pembudidaya ikan. Selain itu mbak Yuni juga menawarkan program dari kalurahan yang juga tentang pemberian bantuan pengembang ikan.

karena infonya belum lengkap, mbak Yuni diminta untuk mencari info mendaftar sebagai anggota kelompok tersebut. Karena kalau bisa mendapat dua sumber bantuan, maka lebih baik. Selanjutnya acara menentukan lokasi pertemuan bulan depan, yaitu di Bu Atik. Nantinya karena harus melihat kondisi rumah sebelum pemilu.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Twitter

Trending