web analytics
Connect with us

Uncategorized @id

Musim Hujan Datang, Waspada Leptospirosis

Mitra Wacana WRC

Published

on

Talkshow di radio kartika indah suara joga bersama drg. Arif
Waktu dibaca: 2 menit

Musim penghujan sudah mulai tiba, hal ini tentu patut disyukuri. Namun, disisi lain datangnya hujan juga menuntut kita untuk selalu waspada munculnya berbagai penyakit yang biasanya muncul berbarengan dengan musim hujan, salah satunya adalah leptospirosis.

Dalam beberapa referensi disebutkan bahwa leptospirosis merupakan penyakit infeksi yang menyerang manusia yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interogans. Bakteri tersebut ada pada tubuh hewan dan masuk kedalam tubuh manusia melalui mata, selaput lendir, dan luka yang terbuka karena kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi bakteri.

“ Penyakit ini memang sangat mematikan, dan memang menghantui kehidupan masyarakat. Penyakit ini diakibatkan karena kencing tikus yang tergenang di dalam tampungan air, biasanya sering terjadi saat musim hujan datang,” ungkap drg. Arif, M.Kes selaku kepala PUSKESMAS Kotagede 1 Yogyakarta dalam talkshow Musim Hujan Datang Waspada Leptospirosis pada Senin (16/10/17) di radio Kartika Indah Suara, Jl. Sonosewu Baru 465 Yogyakarta. Menurut drg. Arif bahwa Bakteri dalam kencing tikus dapat bertahan satu bulan lamanya dalam kubangan air kotor.

Drg.Arif menjelaskan jika biasanya penyakit ini terdeteksi jika pengidap mulai mengalami gejala besar, seperti demam tinggi, mual bahkan sampai muntah, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, mata merah, kelelahan, flu, panas dingin, ruam kulit, sakit tenggorokan, dan diare. Namun perlu uji laboratorium untuk memastikan leptospirosis atau bukan, paparnya. minimnya pemahaman masyarakat akan penyakit ini mengakibatkan penderita sudah mendekati tahap kritis.

Drg. Arif mewanti-wanti agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan agar dapat terhindar dari leptospirosis. Karena, jika sudah parah Penyakit ini akan menyerang organ ginjal, dan tentunya akan menghambat sistem penyaringan pada tubuh, salah satu penangannya harus rutin melakukan cuci darah.

Di akhir talkshow, dokter arif menyarakan untuk selalu menggunakan sepatu boot yang tahan air jika akan membersihkan selokan atau tempat-tempat yang kotor, karena jika kaki pada seseorang terluka dan terkena bakteri air kencing tikus, maka besar kemungkinan akan terinfeksi. Atau mengalami gejala-gejala di atas, disarankan untuk segera mempriksakan diri pada dokter agar mendapat penanganan yang cepat. (Ar/Tnt)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Opini

KONSTRUKSI MEDIA MASSA TERHADAP CITRA PEREMPUAN

Mitra Wacana WRC

Published

on

Sumber: Freepik
Waktu dibaca: 3 menit
TANTANGAN GERAKAN PEREMPUAN DI ERA DIGITAL

Lilyk Aprilia Volunteer Mitra Wacana

Di era globalisasi, media massa menjadi salah satu hal yang penting dalam kehidupan masyarakat baik digunakan sebagai alat untuk komunikasi, mencari informasi, atau hiburan. Media massa terus mengalami perkembangan dari yang mulanya konvensional hingga sekarang menjadi modern . Berbicara mengenai media massa tentu ada hal yang menjadikan media massa memiliki nilai tarik tersendiri terlebih jika dihubungkan dengan keberadaan perempuan.

      (Suharko, 1998)  bahwa tubuh perempuan digunakan sebagai simbol untuk menciptakan citra produk tertentu atau paling tidak berfungsi sebagai latar dekoratif suatu produk.  Media massa dan perempuan merupakan dua hal yang sulit dipisahkan. Terutama dalam bisnis media televisi. Banyaknya stasiun televisi yang berlomba-lomba dalam menyajikan sebuah program agar diminati oleh masyarakat membuat mereka mengemas program tersebut semenarik mungkin salah satunya dengan melibatkan perempuan. Perempuan menjadi kekuatan  media untuk menarik perhatian masyarakat. Bagi media massa tubuh perempuan seolah aset terpenting yang harus dimiliki oleh media untuk memperindah suatu tayangan yang akan disajikan kepada masyarakat sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

     Media massa memiliki beberapa fungsi diantaranya sebagai wadah untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Informasi yang diberikan kepada masyarakat salah satunya dalam bentuk iklan sebuah produk atau layanan jasa . Iklan merupakan sebuah informasi yang diberikan kepada masyarakat mengenai hal yang berhubungan dengan suatu produk atau jasa yang dikemas dengan semenarik mungkin.  Memiliki tujuan untuk menarik minat konsumen membuat salah satu pihak menjadi dirugikan . Pasalnya pemasang iklan dalam mengenalkan produknya kepada masyarakat sering kali memanfaatkan perempuan sebagai objek  utama untuk memikat para konsumen. Memanfaatkan wajah dan bentuk tubuh sebagai cara untuk menarik perhatian masyarakat membuat citra perempuan yang dimuat pada iklan terus menjadi sumber perdebatan karena dinilai menjadikan tubuh perempuan sebagai nilai jual atas produk yang ditawarkan . Ironisnya hal ini terus menerus dilakukan. 

         Memanfaatkan fisik sebagai objek untuk diekploitasi sudah bukan menjadi rahasia umum lagi. Terlihat dari citra perempuan yang digambarkan oleh tayangan iklan ataupun acara program televisi. Kecantikan perempuan dijadikan sebagai penghias tampilan dari suatu program acara. Dipoles sedemikian rupa untuk mendapatkan tampilan yang cantik kemudian dikonsumsi oleh publik. Demi untuk mengedepankan kepentingan media bahkan hak hak perempuan yang seharusnya dimiliki mereka dikesampingkan oleh media .  

     Selain sebagai wadah informasi untuk masyarakat media massa juga berfungsi sebagai hiburan.. Tayangan televisi yang sampai saat ini menempati rating tertinggi yaitu dalam kategori sinetron. Gambaran dalam tayangan tersebut banyak yang melibatkan perempuan dengan menggambarkan posisi perempuan selalu dibawah laki-laki. Tidak terlalu memperhatikan  pesan tersirat apa yang terkandung dalam tayangan tersebut, masyarakat terus-menerus mengkonsumsinya seolah tayangan tersebut tidak memiliki pesan yang bermasalah. Jika diperhatikan lebih lanjut banyak sekali peran perempuan yang digambarkan dari sisi lemahnya atau hanya melakukan pekerjaan domestik saja. Dengan begitu apa yang disajikan oleh media akan tertanam difikiran mereka sehingga menganggap pesan media massa sebagai realitas yang benar dan menjadi nilai yang kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

 Kekuatan Media Massa Dalam Membentuk Citra Perempuan

      Media massa memiliki kemampuan dalam membentuk citra . Bermula dari gambaran atas kenyataan yang ada dimasyarakat kemudian dikembangkan dengan menggunakan bahasa yang mengandung makna baru  namun masih memiliki acuan terhadap fakta yang ada kemudian disajikan kepada masyarakat secara terus menerus.  Dengan begitu citra yang dibentuk oleh media massa akan mempengaruhi realitas kehidupan dimasyarakat. Mengingat minat masyarakat terhadap objektifikasi perempuan cukup tinggi, media massa berlomba-lomba membentuk citra perempuan yang sempurna untuk mencapai target pasar dengan menggiring opini publik dalam menetapkan standar ‘cantik’ menurut media. Perempuan kerap kali dijadikan alat oleh media massa sebagai ladang untuk mendapatkan keuntungan dengan menampilkan kemolekan dan kecantikan fisiknya. Konstruksi sosial pada citra perempuan yang terjadi pada media massa bukan lagi hal baru dan tabu, fenomena ini terus berulang seolah menjadi kebenaran dalam mengkotakkan citra perempuan. 

     Selain itu pembenaran yang terus dilanggengkan oleh media massa terkait citra perempuan menjadikan sudut pandang masyarakat berkiblat pada standar yang digaungkan media massa tersebut sehingga menjadi salah satu agen budaya yang berpengaruh terhadap realita di kehidupan masyarakat.  Penggambaran terhadap perempuan oleh media massa semakin memperjelas bahwa posisi perempuan diranah publik masih lemah.

Continue Reading

Who is Online

No one is online right now

Advertisement
Advertisement

Twitter

Trending

EnglishGermanIndonesian
Mari bergabung bersama Mitra Wacana

Silahkan bergabung dan menjadi bagian dari Mitra Wacana.
Akan ada penghargaan untuk tulisan yang terpilih.
Terima Kasih

Gabung